Inovasi

101 Nama Calon Komisioner KPID di Tangan Komisi I DPRD Banten

SERANG, LB-Tim Seleksi (Timsel) Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Banten menyerahkan hasil kinerja calon Komisioner KPID kepada Komisi I DPRD Banten, Senin (4/10/2021). Selanjutnya, ke-101 calon komisioner tersebut akan mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten Asep Hidayat mengatakan, pihaknya telah menerima nama-nama calon Komisioner KPID dari Timsel.

“Alhamudlillah Timsel sudah menyerahkan kepada kami 101 nama calon Komisioner KPID untuk kemudian kami lakukan fit and proper test,” ungkap Asep kepada awak media di ruang Komisi I DPRD Banten, Senin (4/10/2021).

Sebelum melakukan fit and proper test, kata Asep, pihaknya akan terlebih dahulu menyosialisasikan kepada masyarakat terkait nama-nama calon Komisioner yang lolos seleksi selama 14 hari ke depan.

Advertisement

Setelah itu, pihaknya akan melakukan rapat internal untuk menentukan apakah 21 atau 14 calon yang diambil.

“Karena pilihan keduanya (14 calon atau 21 calon-red) diperbolehkan dalam aturan itu. Untuk komisionernya sendiri tujuh orang,” ujarnya.

Asep pun mengapresiasi proses seleksi calon Komisioner KPID Banten di Timsel yang memakan waktu sekira enam bulan itu. Menurutnya, Timsel sudah bekerja baik dan professional sesuai harapan DPRD sejak awal.

“Kami sudah minta Timsel agar bekerja profesional tanpa ada intervensi dari pihak manapun, termasuk dari DPRD Banten itu sendiri,” tegasnya.

Dijelaskan Asep, proses panjang pelaksanaan seleksi akibat adanya perubahan aturan yang tertuang pada Undang-undang Omnibuslaw, dimana setiap kegiatan proses seleksi harus terlebih dahulu dilelangkan untuk menentukan pihak ketiga.

“Meskipun memang anggaran untuk seleksi hanya Rp50 juta, tapi harus tetap dilakukan agar semuanya sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.

Tidak hanya itu, lanjut Asep, proses seleksi melibatkan sejumlah lembaga pengawas, seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Inspektorat, dan lembaga lainnya yang dinilai berkompeten dalam hal penagwasan penggunaan anggaran daerah.

Asep berharap, yang terpilih menjadi Komisioner KPID mampu melaksanakan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab. Terpenting, pesan Asep, harus mempunyai inovasi dalam menjalankan tugasnya ke depan.

“Jadi tidak hanya pengawasan konten penyiaran saja, tetapi juga bagaimana nanti komisioner bisa melakukan berbagai inovasi, terlebih sekarang sudah eranya digitalisasi,” pungkasnya. (Hendra Hermawan/zai)

Back to top button