Lebak Raih Piala Adipura

0
56

LINGKARBANTEN.COM – Setelah menunggu lebih dari 20 tahun akhirnya piala adipura kembali diraih Kabupaten Lebak tahun 2017-2018 dengan bimbingan dan arahan bupati dan wakil bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan Ade Sumardi. Piala adipura diserahkan langsung oleh wakil Presiden RI Jusuf Kalla kepada Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan 145 penerima lainnya di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (14/01/2019).

Wakil Presiden mengatakan, Penyerahan penghargaan Adipura pada kesempatan ini ini sebagai rekor untuk memberikan penghargaan yang begitu banyak.

“Piala Adipura ini sebagai bentuk penghargaan pemerintah pusat kepada daerah dan kota yang komitmen menjaga dan menata lingkungan dengan baik,” kata Jusup kalla.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menjelaskan, 146 Adipura itu terdiri dari 1 Adipura Kencana, 119 Adipura, 10 sertifikat Adipura, 5 plakat Adipura, serta penghargaan kinerja pengurangan sampah untuk 11 kabupaten kota.

Kabupaten Lebak sendiri, salah satu daerah penerima Anugerah Adipura, hal itu sebagai daerah yang mampu menunjukkan kinerja pengelolaan lingkungan yang baik, melalui penilaian panjang dengan kriteria yang mendalam sehingga sebanyak 119 kota mendapat anugerah Adipura.

“Terus jaga kepercayaan ini, karena mempertahankannya yang cukup sukit dan perlu perjuangan dan energi lebih,” ujarnya.

Bupati Lebak mengapresiasi atas penghargaan adipura yang telah diraihnya, dan juga menjelaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya peran usaha Pemerintah Daerah saja akan tetapi merupakan hasil kerja keras bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan serta keindahan, sehingga berbuah prestasi salah satunya penghargaan anugerah Adipura yang telah diterima saat ini.

“Sebenarnya hari ini bertepatan dengan hari akhir masa jabatan saya sebagai Bupati Lebak Periode 2014-2019, dan adipura ini menjadi kado terindah bagi masyarakat Kabupaten Lebak dan semoga ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk menjaga lingkungan yang bersih, sehat dan bersama-sama bekerja dengan hati,” ungkap Bupati Iti.

Iti Octavia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah bersama-sama berkomitmen membangun sinergitas terkait pengelolaan sampah dan menjaga lingkungannya tetap bersih.

“Penghargaan Adipura ini bukanlah sebuah akhir segalanya tetapi merupakan awal, dimana mempertahannya akan lebih sulit daripada meraihnya, untuk itu perlu adanya sinergitas dan komiten bersama agar kita bisa mempertahankannya kembali,” paparnya.

Penganugerahan Adipura merupakan sebuah penghargaan bagi kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan yang diselenggarakan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.(YEN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here