Kesehatan

7 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Jadi Lokus Stunting

TANGERANG, LB– Tujuh kecamatan di Kabupaten Tangerang menjadi lokus stunting yang akan ditangani Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) pada November mendatang.

Senin (25/10/2021), Dinkes Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama tim Tangerang Gemilang Cegah Stunting (Tegas) di Hotel Qubika Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Rakor membahas upaya penurunan stunting. Rakor diikuti jajaran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang masuk tim Tegas. Sebagai pemateri, yakni Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Kabupaten Tangerang dr Sri Indriyani.

Dijelaskan Sri, rakor bersama tim Tegas menjadi agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk melakukan koordinasi dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting. Diungkapkan Sri, ada beberapa hal yang dibahas pada rakor. Di antaranya, review hasil kerja yang sudah dilakukan tim Tegas.

“Selain itu, mengatur kegiatan bimtek (bimbingan teknis) dan monitoring ke seluruh desa lokus stunting di tujuh kecamatan bulan November mendatang,” ungkap Sri.

Advertisement

Ketujuh kecamatan yang menjadi lokus stunting itu, disebutkan Sri, meliputi Kecamatan Jambe, Rajeg, Mauk, Cisoka, Kemiri, Teluk Naga, dan Kecamatan Sepatan Timur. Dalam rakor, sambung Sri, pihaknya juga membahas upaya yang harus dilakukan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai upaya percepatan pencegahan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang.

Sri menilai, pegawai OPD yang masuk tim Tegas sudah bekerja cukup baik dalam upaya percepatan penurunan pencegahan stunting di Kabupaten Tangerang.

“Apalagi kemarin tim Penggerak PKK (Program Kesejahteraan Keluarga) juga sudah berkomitmen untuk membantu menyelesaikan permasalahan stunting ini,” katanya.

Sri berharap, ada langkah kegiatan nyata di masing-masing desa di tujuh kecamatan lokus stunting agar terwujudnya Kabupaten Tangerang bebas stunting.

“Kami akan terus mengevaluasi setiap aksi dari setiap OPD terkait. Mudah-mudahan ke depannya angka stunting di Kabupaten Tangerang menurun,” harapnya. (Iqbal Kurnia Musyab/zai)

Back to top button