HeadlineNews

838 Anak di Kota Tangerang Jadi Yatim Imbas Covid-19

TANGERANG, LBC – Sebanyak 838 anak di Kota Tangerang menjadi yatim imbas orangtuanya meninggal karena Covid-19. Hal itu berdasarkan hasil pendataan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) di 13 kecamatan.

Kepala Seksi (Kasi) Data Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kota Tangerang Arif Rahman mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan pendataan anak yatim imbas orangtuanya meninggal karena Covid-19. Setiap kecamatan, disebutkan Arif, yang menjadi anak yatim imbas Covid-19 jumlahnya vareatif.

“Hasil pendataan tercatat ada 838 anak di Kota Tangerang yang menjadi yatim imbas orangtuanya meninggal karena Covid-19 tersebar di 13 kecamatan, mayoritas di Kecamatan Ciledug,” ungkap Arif kepada lingkarbanten.com melalui sambungan telepon seluler, Sabtu (28/8).

Sedangkan wilayah paling sedikit jumlah anak yatim imbas Covid-19, sambung Arif, berada di Kecamatan Benda dengan 26 anak.

Advertisement

“Di Kecamatan Ciledug ada 126 anak yang kehilangan orangtuanya,” sebutnya.

Kata Arief, pihaknya mendata anak yatim di bawah usia 16 tahun. Bahkan, lanjut Arif, ada anak masih bayi yang ditinggalkan ibunya usai melahirkan akibat komplikasi saat melahirkan  dan terkonfimasi positif Covid-19.

“Ada yang umurnya Sembilan bulan. Dari ratusan anak yang terdata itu, semuanya di bawah 16 tahun,” tegasnya.

Kendati sudah dilakukan pendataan, tambah Arif, pihaknya masih menunggu instruksi Kementerian Sosial (Kemensos) untuk pelaksanaan penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk anak yatim tersebut. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button