News

Ada 300 Lokasi Banjir Seluas 47 Hektare di Kota Tangerang

TANGERANG, LBC – Berdasarkan catatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, saat ini ada 300 lokasi banjir di Kota Tangerang, dengan luasan banjir mencapai 45 sampai 47 hektare.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pihaknya terus memaksimalkan penanganan banjir di Kota Tangerang, baik melibatkan masyarakat maupun melalui penguatan regulasi pemerintah.

“Saat ini berdasarkan data Dinas PUPR lokasi banjir di Kota Tangerang terus turun menjadi 300 lokasi dibandingkan 2019 mencapai 321 titik,” ungkap Arief melalui sambungan telepon seluler, Rabu (22/9/2021).

Kata Arief, pihaknya sudah melakukan mitigasi bencana banjir melalui sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dengan melakukan perawatan ataupun pembangunan turab, penambahan kekuatan mesin pompa, normalisasi 15 sungai, hingga kesiapsiagaan personil mengurangi risiko dan dampak bencana.

Advertisement

Dijelaskan Arief, upaya rencana mitigasi bencana secara umum diaplikasikan dalam penyusunan strategi penanggulangan bencana banjir, di antaranya penyusunan daerah rawan bencana, menginventarisasi kerusakan sarana prasarana, menyusun kebutuhan peralatan penanggulangan bencana peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sosialisasi serta edukasi penyelamatan kepada masyarakat, pelatihan dan simulasi, serta mendorong kecamatan dan kelurahan untuk terus membentuk kampung tangguh bencana.

Tidak hanya itu, kata Arief, pihaknya juga saat sedang gencar sosialisasi mengenai sadar bencana kepada masyarakat. Hal itu bertujuan untuk membangun kesadaran bersama akan pentingnya sadar bencana kepada seluruh masyarakat di Kota Tangerang.

Kata Arief, pihaknya juga melalui BPBD sudah membentuk kampung tangguh dan sinkronisasi kegiatan dengan perangkat daerah terkait program kampung siaga dan tagana.

“Kita juga melibatkan dan kolaborasi aktif dengan berbagai unsur lembaga dan organisasi, seperti TNI, Mapala, Pramuka, Basarnas, serta membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) bencana,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Decky Priambodo mengatakan, pihaknya memiliki target reduksi banjir setiap tahunnya. Berdasarkan catatan Decky, luas wilayah banjir pada 2019 di Kota Tangerang mencapai 700 hektar.

“Setiap tahunnya terus ditekan (luas wilayah banjir-red), sekarang berkisar 45-47 hektare,” ungkapnya.

Kata Decky, pihaknya juga pada 2019 berhasil menekan luas banjir hingga 37 hektare yang tersebar di sejumlah wilayah. Namun pada 2020 pihaknya terhambat menekan luas banjir akibat pandemi Covid-19. Pihaknya juga sedang melakukan beberapa upaya pengendalian banjir, seperti pembangunan turap atau embung, serta pembangunan pompa air di wilayah rawan banjir.

“Ada 18 turab yang dibangun tersebar di 13 kecamatan, lalu pengendalian banjir di tiga titik, serta menyediakan 233 pompa. Tahun ini tambah lagi enam pompa,” pungkasnya. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button