Pemerintahan

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Tangerang Lakukan Mitigasi Bencana

TANGERANG, LB – Untuk mengantisipasi banjir di Kota Tangerang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang melakukan mitigasi bencana dan menyiapkan sarana prasarannya untuk menunjang penanggulangan bencana.

“Penanganan banjir lebih kepada tindakan minimalisir supaya tidak terjadi banjir yang lebih besar. Kami BPBD tidak bisa berdiri sendiri, kita terus berkoordinasi dengan jajaran Dinas Perkim (menyebut Dinas Perumahan dan Pemukiman) dan PUPR (menyebut Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang),” ujar Kepala BPBD Kota Tangerang Deni Koswara yang dihubungi wartawan melalui sambungan telepon seluler, Kamis (21/10/21).

Langkah yang dilakukan BPBD untuk mencegah banjir, disebutkan Deni, di antaranya membersihkan dan mengecek kelayakan 24 perahu, motor temple, dan tenda pengungsian. Selain itu juga menyiagakan tim 24 jam untuk siap siaga tindakan cepat ketika terjadi banjir.

Pihaknya juga, kata Deni, memperkuat sosialisasi mitigasi bencana melalui 20 Kampung Tangguh Bencana yang tersebar di Kota Tangerang.

Advertisement

“Agar banyak masyarakat yang mengetahui betul apa yang bisa dilakukan saat banjir tiba dan tim BPBD belum hadir,” terangnya.

Deni juga mengatakan, pihaknya rutin setiap hari berkoordinasi dengan Tim Bendungan Batu Belah terkait kondisi debit air harian di bendungan. Deni meminta Tim Bendungan Batu Belah agar dapat mengatur ketinggian air di Pintu Air 10 untuk meminimalisasi luapan air berlebihan dan mengakibatkan banjir besar.

Pihaknya juga, lanjut Deni, menerima laporan cuaca setiap harinya melalui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dimana hasilnya langsung dirilis kepada pemerintah kecamatan untuk dipantau, diantisipasi, dan disikapi cepat untuk menjaga masing-masing wilayahnya.

“Kami pastinya komitmen bergerak dalam pembinaan, pra bencana, tanggap darurat hingga pasca bencana. Ini butuh kerjasama masyarakat untuk tidak membuang sampah, rutin gotong royong, dan tidak segan melaporkan titik-titik genangan agar segera ditangani OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait,” tutupnya. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button