Pendidikan

Belajar Tatap Muka di Kota Tangerang Mulai 13 September

TANGERANG, LBC– Dinas Pendidikan Kota Tangerang memastikan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kota Tangerang mulai tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tangerang dilaksanakan mulai 13 September. Dalam pelaksanannya, aturan PTM yakni kapasitas siswa dibatasi 50 persen.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin mengatakan, pihaknya gencar melakukan assesment menuju pelaksanaan PTM agar terlaksana sesuai ketentuan protokol kesehatan (prokes).

“Kita sekarang lagi persiapan PTM. Mudah-mudahan tanggal 13 bisa kita laksanakan (PTM-red),” harap Jamal di ruang kerjanya, Selasa (7/9).

Konsepnya, dijelaskan Jamaluddin, untuk siswa SD 10 persen dan SMP 20 persen per kecamatan, sedangkan TK maksimal 10 persen. Untuk siswa yang tidak masuk ke sekolah, maka akan mengikuti pembelajaran secara daring.

Advertisement

“Di Korwil (Koordinator Wilayah) misalnya ada 50 sekolah, jika 20 persen itu kan kurang lebih 10 ya (10 sekolah yang PTM-red),” jelasnya.

Kata Jamaluddin, semua sekolah akan dilakukan assessment sambil menunggu rekomendasi dari pihak kecamatan, karena kaitannya dengan zona di setiap wilayah. Untuk kesiapan dari segi penerima vaksin baik guru maupun siswa, ditegaskan Jamaluddin, sudah sekitar 70 persen siswa divaksin dan sudah di atas 80 persen divaksin data per Juli.

“Datanya per Juli lalu 70 persen itu dosis satu dan dua untuk siswa. Guru di atas 80 persen itu belum vaksin karena komorbid,” terangnya.

Selama PTM, sambung Jamaluddin, siswa tidak boleh jajan di luar, karena kantin sekolah belum dibolehkan beroperasi. Selain itu juga Pedagang Kaki Lima (PKL) ditiadakan, serta alat tulis diminta membawa sendiri.

“Makan juga bawa sendiri, istirahat untuk SD dan SMP hanya 15 menit dan makan di kelas,” tegasnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr Dini Anggraeni menyampaikan, penerima vaksin di Kota Tangerang saat ini untuk dosis satu mencapai 833.922 jiwa dengan persentase 56 persen, dosis kedua 544.790 jiwa dengan persentase 37 persen. Kemudian, fasilitas Ruang Isolasi Terkonsentrasi (RIT) di Kota Tangerang saat ini hanya mengaktifkan satu ruang di Jurumudi Baru.

“Untuk yang dirawat juga sekarang tinggal tiga orang di RIT,” ungkapnya. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button