Peristiwa

Bengkel dan Gudang Forklipt di Cikande Kab Serang Ludes Terbakar

SERANG, LBC –Api melalap bangunan Bengkel dan gudang Forklipt hingga ludes terbakar di Kampung Sasak Nangka, Desa Julang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Senin (20/9/2021) dini hari sekira pukul 01.15 WIB. Belum diketahui penyebab kejadiannya. Kerugian ditafsir sekira Rp50 juta.

Besarnya api yang melalap bengkel dan gudang sempat membuat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang tiba sekira setengah jam kemudian cukup kewalahan saat proses pemadaman api. Api baru berhasil dipadamkan sekira 1,5 jam kemudian atau pukul 03.00 WIB dan langsung dilakukan pendinginan di tempat kejadian.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma yang dikofirmasi melalui sambungan telepon seluler mengatakan, pihaknya menerima laporan soal kebakaran dari masyarakat setempat atas nama Rico.

Setelah menerima laporan, pihaknya langsung menerjunkan tim petugas Damkar ke lokasi kejadian dengan membawa Unit Kendaraan Water Pump berkapasitas 5.000 litter guna melakukan pemadaman dan assesment untuk mencari tahu penyebab kejadian.  

Advertisement

“Yang terbakar bangunan bengkel dan gudang Forklipt. Kondisinya ludes terbakar. Belum tahu penyebabnya, masih dalam penyelididkan,” ungkap Nana.

Untuk kronologi kejadian, diceritakan Nana berdasarkan laporan dari saksi di lapangan, awalnya sekira pukul 01:10 WIB tiba-tiba bangunan sudah dilalap api dan semakin membesar, lalu menjalar ke bahan material yang mudah terbakar. Saat kejadian, kata Nana, pemilik Bengkel dan gudang Forklipt sedang tidak di lokasi.

“Nama pemilik bengkel Bapak Sukardi berusia 63 tahun, wiraswasta. Kerugian sementara diperkirakan sekitar Rp50 juta. Kami pastikan kebakaran tidak sampai menelan korban jiwa,” tegasnya.

Di lokasi kejadian, kata Nana, pihaknya dibantu unsur TNI-Polri setempat, pihak pemerintah desa, dan masyarakat setempat dalam upaya penanganan kebakaran.

“Sekarang api sudah berhasil dipadamkan dan kondusif,” pungkasnya. (zai)

Back to top button