HeadlineNews

Beredar Video Pengakuan Koordinator Pemilihan Miss Waria Banten

SERANG, LB– Pasca dinyatakan bahwa kontes pemilihan Miss Waria Banten 2021-2022 hoax, kini kembali beredar video di media sosial (medsos) pengakuan seorang waria atas nama Mami Jeni yang sebagai koordinator penyelenggara membatalkan acara tersebut.

Dalam video berdurasi 26 detik yang beredar di medsos itu, Mami Jeni mengaku ditunjuk sebagai koordinator pemilihan Miss Waria Banten 2021-2022 oleh panitia kontes serupa di Jakarta.

“Assalamualaikum warohmatullah wabarokatuh, saya Mami Jeni, selaku orang yang ditunjuk oleh Nyai Mas dari Jakarta untuk menjadi koordinator pemilihan Miss Waria Banten tahun 2021,” ungkapnya.

Tanpa menyampaikan alasannya, Mami Jeni pun langsung menyatakan jika acara tersebut dibatalkan.

Advertisement

“Maka dengan ini, saya menyatakan kegiatan di gedung Catur Ciruas dibatalkan, terima kasih,” lanjut Mami Jeni dalam video tersebut.

Sebelumnya, heboh poster yang beredar di medsos soal pemilihan Miss Waria Banten tahun 2021-2022 yang akan digelar di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Dalam poster tertulis, ‘Ikuti dan Saksikanlah Acara Spektakuler Pemilihan Miss Waria Banten 2021-2022’, Jumat, 19 November 2021 pukul 16.00 WIB. Tempat pelaksanaan di Gedung Catur, Kecamatan Ciruas, Serang, Banten. Kontes memperebutkan hadiah tropi, mahkota cantik, selempang dan jubbah, tongkat kebesaran Miss Waria Banten, bingkisan dari sponsor, dan uang tunai.

Untuk pendaftaran hubungi Nyai Mas Ratu di 0881025355474, Mami Jeni di 08993851968, dan Warni di 087871265773. Pendaftaran ditutup tanggal 17 November 2021. Bahkan acara juga tertulis dimeriahkan oleh artis dan fashion show 7 cowok macho. Lalu, juara 1,2, dan 3 akan diikutkan lomba Miss Waria tingkat nasional di Jakarta dan pemotretan kalender 2022. Lalu di bawahnya tertera formulir yang harus diisi.

Beredarnya poster itu sampai mengundang perhatian pemilik Gedung Catur H Mulyadi yang memberikan klarifikasi lewat unggahan video. Dalam video itu, Mulyadi menegaskan jika poster yang beredar itu hoax atau berita bohong. Mulyadi mengaku, tidak menerima konfirmasi apapun kepadanya terkait acara itu. Kalaupun benar, Mulyadi secara tegas tidak akan mengizinkan acara itu berlangsung di gedung miliknya, demi ketenangan masyarakat yang saat ini sedang dilanda pandemi Covid-19.

Tidak hanya pemilik Gedung Catur yang disebut dalam poster, kehebohan acara itu juga mengundang perhatian jajaran Polda Banten. Senada disampaikan Mulyadi, Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga juga memastikan, poster yang beredar di medsos soal acara pemilihan Miss Waria Banten 2021-2022 adalah hoax. Itu berdasarkan hasil pemeriksaan Polres Serang. Penyebar edaran poster bahkan diancam bakal terkena pidana, karena sudah melanggar Undang-undang ITE.

Shinto juga mengatakan, pihaknya sudah meminta klarifikasi dua dari tiga orang yang nomornya tercantum dalam poster yang beredar di medsos tersebut. (Hendra Hermawan-tiara/zai)

Back to top button