Kesehatan

BIN Banten Bantu Percepatan Rencana Belajar Tatap Muka

TANGERANG, LBC– Badan Intelijen Negara (BIN) Provinsi Banten melakukan akselerasi percepatan herd immunity (kekebalan kelompok) melalui kegiatan vaksinasi dengan target pelajar. Sedikitnya, BIN sudah melakukan vaksinasi terhadap 5.000 pelajar di lima lokasi berbeda untuk dosis pertama menggunakan jenis vaksin sinovac.

Hari ini, Jumat (20/8) di Kota Tangerang, BIN menggelar vaksinasi di MAN 1 Kota Tangerang di Kecamatan Karawaci dengan sasaran 1.000 pelajar. Kegiatan vaksinasi disambut antusias pelajar dan pihak sekolah.

Kabagops BIN Banten Kombespol Robert Silindur Pangaribuan mengungkapkan, vaksinasi bagi pelajar dilaksanakan di lima lokasi di tiga wilayah, yakni dua lokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dua lokasi di Kota Serang, dan satu lokasi di Kota Tangerang. Namun pada pelaksanaan vaksinasi di MAN 1 menyertakan pula orangtua pelajar yang belum divaksin. Adapun persyaratannya hanya menunjukkan identitas diri.

“Target kita vaksinasi di sini (MAN I Kota Tangerang-red) 1000 orang. Kita sekaligus memanfaatkan seluas luasnya untuk keluarga besar MAN 1, untuk murid dan orangtuanya,” ungkap Kabagops di sela-sela kegiatan vaksinasi.

Advertisement

Kata Kabagops, pihaknya akan terus menggelar vaksinasi di Banten hingga akhir tahun. Sasarannya, lanjut Kabagops, bisa diperluas ke warga pesisir yang perekonomian menengah ke bawah.

“Ini kita lakukan supaya percepatan warga tervaksin sebanyak 70 persen di Banten tercapai,” harapnya.

Kabagops BIN Banten Kombespol Robert Silindur Pangaribuan berfoto bersama jajarannya dan pihak sekolah di sela-sela vaksinasi.

Di tempat yang sama, Kepala MAN 1 Kota Tangerang Ali Purqoni berharap, dengan vaksinasi menjadi kesiapan menuju proses pembelajaran tatap muka. Untuk siswa yang ikut vaksinasi di sekolah yang dikelolanya, sebanyak 530 siswa dari total 900 siswa.

“Sisanya memang sudah mengikuti vaksin mandiri,”  terangnya.

Menurut Ali, dengan adanya vaksinasi pihaknya bisa memastikan kesiapan sekolah dalam belajar tatap muka, karena para guru dan siswanya sudah divaksin.

“Kalau sudah ada kebijakan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) tatap muka, ya akan kita laksanakan. Insya Allah kami sudah siap,” tegasnya.

Salah seorang pelajar yang ikut vaksin, Nisa Melia menyambut baik kegiatan vaksinasi dengan harapan agar Indonesia bisa segera terbebas dari pandemi Covid-19.

“Semoga Indonesia bisa terbebas dari pandemi dan bisa segera belajar tatap muka,” harapnya. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button