Sosial Budaya

Bupati Serang Ajak Kadin Sinergi Bantu Warga Terdampak Pandemi

SERANG, LBC – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang kedatangan tamu dari Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Banten yang memberikan bantuan 20 tabung oksigen berikut regulatornya di Pendopo Bupati Serang, Senin (30/8/2021) pagi sekira pukul 10.30 WIB. Kadin Banten pun diajak bersinergi dengan Pemkab Serang untuk membantu warga yang terdampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Serang.

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Wakil Ketua Umum Kadin Banten Amir Hamzah kepada Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, disaksikan pejabat instansi terkait. Di antaranya Asisten Daerah (Asda) I Pemkab Serang Nanang Supriatna, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang drg Agus Sukmayadi, dan Direktur RSUD dr Dradjat Prawiranegara (RSDP) Kabupaten Serang dr Rahmat Setiadi.

Tatu mengucapkan terima kasih atas kepedulian Kadin Banten yang memberikan bantuan tabung oksigen untuk RSDP Kabupaten Serang. Menurut Tatu, bantuan sangat berharga karena per Senin (30/8/2021), masih ada pasien terpapar Covid-19 di RSDP. Berdasarkan laporan yang diterima Tatu, masih ada 29 pasien yang dirawat, meliputi 23 pasien di ruang isolasi dan 6 pasien di ruang ICU Covid-19. Politisi Partai Golkar ini pun mengajak Kadin Banten bersinergi dengan Pemkab Serang untuk membantu warga Kabupaten Serang yang terdampak pandemi.

“Karena selain bantuan tabung, di Kadin juga ada kegiatan vaksin, pembagian sembako yang harus diurus bareng-bareng dengan pemda. Misalnya di Kadin ada vaksinnya, pasti butuh tenaga kesehatannya atau vaksinatornya, Nah ini akan dibicarakan secara teknis dengan Dinkes yang mempunyai program vaksin di semua kecamatan,” terang Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Banten ini.

Advertisement

Kata Tatu, dalam upaya percepatan vaksinasi di Kabupaten Serang, pihaknya juga melibatkan rumah sakit dan klinik swasta. Bahkan, lanjut Tatu, saat ini berjalan kegiatan vaksinasi dengan TNI-Polri. Menurutnya, TNI-Polri, termasuk Kadin yang mempunyai jaringan langsung mendapatkan jatah vaksin agar bisa bekerjasama dengan Pemkab Serang sehingga pencapaian target vaksinasi lebih cepat. Diakui Tatu, saat ini capaian vaksinasi massih jauh dari target, dari sekira 1,2 juta sasaran vaksinasi di Kabupaten Serang, baru tercapai sekira 261 ribu warga.

“Masih jauh (target vaksinasi-red), target kita di pemerintah pusat 70 persen. Makanya, kekuatan dari mana-mana ini kita gabungkan. Kalau jumlah vaksinnya ada, tenaga kesehatannya ada, tidak menutup kemungkinan kita bisa lebih cepat capai target,” katanya.

Sementara, disebutkan Tatu, pihaknya terhambat dengan tenaga kesehatan yang belum masih memiliki izin tersertifikasi vaksinator. Kata Tatu, tidak setiap nakes sembarangan melakukan suntik vaksinasi, melainkan harus teregistrasi sebagai vaksinator.

“Makanya, kita harus duduk bersama mengenai teknisnya, karena TNI-Polri jalan, Kadin jalan, Puskesmas juga jalan dimana Dinkes sudah membuat rencana aksi lebih detil lagi, ada capaian yang besar akan dilakukan puskesmas ke desa-desa,” pungkas Bupati perempuan pertama di Kabupaten Serang ini.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah memberikan sambutan pada acara seremonial bantuan tabung oksigen dari Kadin Banten. Foto: Yan Cikal

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Banten Amir Hamzah mengatakan, pihaknya mendistribusikan 200 tabung oksigen di Provinsi Banten yang dibagikan ke delapan kabupaten kota, termasuk provinsi. Selain memberikan bantuan tabung oksigen, pihaknya juga mempunyai program vaksinasi dan bantuan sembako untuk warga terdampak Covid-19 yang belum terperhatikan pemerintah, terutama korban PHK.

“Nanti kita akan sinergi dengan Bupati Serang dalam rangka vaksinasi di perusahaan industri. Kita bantu 20 tabung oksigen, sisanya untuk kabupaten kota lain di Banten. Kabupaten Serang yang pertama, berikutnya daerah lain,” ujar Ketua Umum Kadin Pusat Wilayah Timur ini.

Terkait itu, Direktur RSDP dr Rahmat Setiadi menambahkan, sebanyak 20 tabung oksigen yang diterimanya dari Kadin Banten isi 6 meter kubik berikut regulatornya dan langsung dikirim RSDP. Kata pejabat yang akrab disapa Erdi ini, pihaknya sudah mempunyai oksigen sentral yang bisa terus mengisi tabung, dimana sistemnya sudah bagus. Dengan adanya bantuan dari Kadin itu, disebutkan Erdi, maka saat ini RSDP memiliki 80 tabung oksigen, 30 tabung oksigen merupakan pinjaman dari distributor.

“Kebutuhan kita 10 tabung per hari, sementara ini cukup. Pasien Covid-19 per Senin ada 29, yaitu 23 pasien di ruang isolasi dan 6 pasien di ICU yang menandakan penurunan. Kalau penuh ada 140,” ungkapnya.

Erdi mencatat, pasien Covid-19 paling banyak saat ini yang berdomisili di Kota Serang dengan 48 persen, disusul Kabupaten Serang 38 persen, selebihnya dari beberapa wilayah, mulai dari Cilegon, Tangerang, Pandeglang, dan Lebak.

“Kalau total dari awal pandemi sampai sekarang, pasien yang dirawat di RSDP mencapai 2.822 pasien,” pungkasnya. (zai)

Back to top button