Pemerintahan

Calon Kades Ngundang Kerumunan, Siap-siap Kena Sanksi Berat

SERANG, LBC- Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2021 Kabupaten Serang sudah selesai. Saat ini Pilkades sudah memasuki masa tenang, tinggal menunggu hari pencoblosan. Panitia Pilkades Kabupaten Serang pun melarang terjadinya kerumunan di rumah calon kades. Jika dilanggar, maka akan ada sanksi berat yang akan diberikan kepada calon.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri kepada lingkarbanten.com di lingkungan kantor Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Serang, Kamis (5/8/2021).

Entus memastikan, tahapan kampanye Pilkades di Kabupaten Serang sudah selesai. Pihaknya sudah melakukan koordinasi secara virtual dengan para camat untuk diberlakukan masa tenang.

“Tidak boleh lagi ada kerumunan di rumah calon kades sampai pencoblosan, tidak boleh mengumpulkan orang agar tidak melabrak aturan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) atau bertentangan. Kalau mau juga silakan di media massa,” saran mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang ini.

Advertisement

Jika melanggar, Entus memastikan, ada sanksi berat yang akan diberikan kepada calon kades. Kata Entus, selama masa tenang pergerakan calon kades akan diawasi Panitia Pengawas (Panwas) Pilkades di setiap desa dan melaporkan pelanggaran kepada Panitia Pilkades.

“Begitu ada laporan (pelanggaran oleh calon kades-red), langsung diproses. Jangan main-main memanfaatkan situasi,” ancam Entus.

Dijelaskan Entus, larangan berkerumunan selama masa tenang, selain mencegah penyebaran Covid-19, juga dimaksudkan untuk meringankan beban calon kades yang harus selalu mengeluarkan biaya kepada pendukung yang berkunjung.

“Kalau enggak ada yang datang ke rumah calon kades kan jadi enggak keluar uang untuk kopi, rokok, dan semacamnya. Mudah-mudahan meringankan,” harap mantan Kepala Dinas Koperassi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang tersebut.

Senada disampaikan Ketua DRPD Kabupaten Serang Bahrul Ulum yang mengatakan bahwa Pilkades saat ini sudah memasuki masa tenang, tinggal menunggu hari pencoblosan. Ulum pun mengingatkan agar calon kades tidak mengundang warga yang menimbulkan kerumunan dalam bentuk apapun. Ulum juga mengaku sudah meminta Panitia Pilkades Kabupaten Serang membuat surat edaran intruksi agar para calon kades dilarang menimbulkan kegiatan kerumunan. Ulum pun meminta surat edarannya diintegrasikan dengan PPKM di desa disinergikan dengan Panwas Pilkades.

“Kalau ada kerumunan nanti di masa tenang, maka Panwas Pilkades dan Tim PPKM Mikro untuk melaporkan. Kita lebih melihat kemasalahatan dan kesehatan. Mudah-mudahan selesai Pilkades tidak lagi terjadi kotak-kotakan,” harap politisi Partai Golkar itu. (zai)

.

Back to top button