Pemerintahan

Cegah Banjir, Tanggul dan Turap Dibangun di Sungai Cisadane Tangerang

TANGERANG, LBC– Untuk mencegah terjadinya banjir di wilayah Kota Tangerang, pemerintah membangun tanggul dan turap sepanjang 850 meter di Sungai Cisadane, Kota Tangerang.

“Saat ini turap di Sungai Cisadane tengah proses pekerjaan pemasangan tiang pancang, sudah dimulai di lokasi Kelurahan Panunggangan Barat sepanjang 850 meter dan 200 meter di Panunggangan Utara,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinass Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Mursiman kepada wartawan, Kamis (23/9).

Kata Mursiman, pemasangan turap di Sungai Cisadane ditargetkan selesai Desember tahun ini. Adapun pengerjaannya, kata Marsiman, dilaksanakan pihak Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSCCC) dan Pemkot Tangerang yang menyiapkan lahan.

Selain itu, lanjut Mursiman, Pemkot Tangerang juga sedang membangun tanggul dan turap di sejumlah lokasi langganan banjir. Salah satunya ada sisi Kali Ledug, Kecamatan Periuk. Sistem pengendali banjir Kali Ledug Sisi Timur Jembatan Alamanda, Kecamatan Periuk ini, kata Mursiman, sudah dikerjakan dari hulu sepanjang 500 meter dan saat ini pengerjaannya sudah mencapai 75 persen. 

Advertisement

“Tanggul yang sudah dibangun di Kali Ledug diperpanjang untuk mengantisipasi luapan air, sehingga tidak meluap ke badan jalan atau pemukiman,” katanya.

Baca juga : Iman Bebas, Disambut Simpatisan dan Keluarga di Lapas Kelas 2A Serang

Diungkapkan Mursiman, sebanyak 18 turap tersebar di 13 Kecamatan yang dipasang. Dijelaskan Mursiman, turap dibangun sebagai dinding vertikal (relatif tipis) dan berfungsi menahan tanah ataupun menahan masuknya air ke dalam lubang galian. Selain pembangunan turap, pihaknya juga melakukan perawatan sehingga mendukung maksimal kinerja pompa sedot.

“Ada 18 turap yang dibangun tersebar di 13 kecamatan. Untuk pengendalian banjir ada di tiga titik, serta 233 pompa yang sudah dibangun. Tahun ini (2021-red) ditambah lagi enam pompa,” ujarnya.

Mursiman berharap, pembangunan tanggul dapat meminimalisasi banjir di Kota Tangerang hingga 75 persen.

“Sekarang pembangunannya sedang dikebut agar pas musim hujan nanti banjir tidak besar,” tandasnya. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button