Peristiwa

Demo Aliansi Buruh di PT Ching Luh Ajukan Tiga Tuntutan

TANGERANG, LB– Ratusan buruh dari berbagai aliansi buruh di Banten berunjuk rasa di depan PT Ching Luh, Jalan Raya Serang KM 16, Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Rabu (9/11/2021).

Massa mengajukan tiga tuntutan kepada perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur atau produsen alas kaki olahraga terkemuka di dunia itu, salah satunya menghapuskan union busting atau larangan dan pemberangusan serikat buruh.

Kordinator aksi dari Dewan Pengurus Cabang (DPC) Federasi Serikat Buruh (FSB) Garment Kerajinan Tekstil Kulit (Garteks) Kabupaten Tangerang Aris Sokhibi mengatakan, aksi buruh di PT Ching Luh memasuki hari ke- 2. Massa berasal dari berbagai elemen serikat buruh.

Bahkan, kata Aris, ada yang datang dari luar wilayah Banten. Salah satunya dari Karawang, Jawa Barat sebagai bentuk solidaritas yang termotivasi kesadaran bersama, yakni mengecam adanya union busting di perusahaan.

Advertisement

Aris mengatakan, buruh merupakan gabungan dari DPC FSB Garteks Tangerang Raya, Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kabupaten Serang, SPTP CSI PT Chang Shin Indonesia Kabupaten Karawang dan Cikampek Afiliasi FSB Garteks KSBSI.

“Kami mengecam manajemen perusahaan yang melakukan dugaan union busting dengan cara mutasi, demosi, bahkan sampai PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) sepihak kepada Pengurus Komisariat (PK) FSB Garteks KSBSI PT Ching Luh Indonesia,” tuntutnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengajukan tiga tuntutan kepada perusahaan, antara lain meminta penghapusan segala bentuk diskriminasi di PT Ching Luh Indonesia dan PT Victory Ching Luh. Lalu meminta pekerjakan kembali anggota dan PK FSB Garteks KSBSI PT Ching Luh Indonesia.

Terakhir, perusahaan harus mematuhi protokol kebebasan berserikat sebagaimana diatur dalam ketentuan Freedom of assosiation (FOA) dan Code of Conduct (COC).

“Sebenarnya Garteks dan beberapa Serikat buruh sudah ada kesepakatan dengan pemilik merek Nike. Poin intinya, disaat ada perusahaan bermerek Nike, harus mematuhi dan memberikan kebebasan berserikat,” desaknya.

Aris menambahkan, aliansi buruh masih akan kembali berdemonstrasi di perusahaan esok hari (Kamis-11/11/2021), sesuai surat pemberitahuan aksi yang berlangsung dari sejak 8 sampai 10 November.

“Kalau tuntutan kami tidak didengar oleh menejemen perusahaan, kami akan menggelar aksi yang lebih besar ke kantor pusat Nike di Jakarta,” ancamnya. (Iqbal Kurnia Musyab/zai)

Back to top button