Politik

Demokrat Banten Respons Kisruh di DPC Kabupaten Serang

SERANG, LBC- Badan Komunikasi Strategis Daerah (Bakomstrada) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Banten menanggapi kekisruhan yang terjadi di tubuh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat dengan adanya keputusan perombakan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC). DPAC pun diminta melakukan upaya tabayun kepada Ketua DPC.

Demikian disampaikan Ketua Bakomstrada DPD Demokrat Provinsi Banten Rohman Setiawan kepada wartawan, Jumat (6/8/2021).

Diberitakan sebelumnya di lingkarbanten.com, DPAC Partai Demokrat Kabupaten Serang mengaku kecewa atas keputusan pengantian pengurus DPAC oleh Plt Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Kabupaten Serang Yayan Alfian yang berbuntut DPAC membuat surat pernyataan penolakan dan penggugatan.

“Alangkah lebih baik jika para Ketua DPAC melakukan upaya tabayun kepada Ketua DPC. Apa dasar yang menjadi alasan dari keputusan Ketua DPC,” saran Rohman.

Advertisement

Menurutnya, terjadi mis-informasi sehingga terjadi kekisruhan di tubuh DPC Demokrat Kabupaten Serang.

“Harusnya PAC ini datang bersilaturahim dulu, berdiskusi. Apa sih yang dijadikan masalah teman-teman PAC. Silahkan disampaikan ke Ketua DPC. Jangan sampai membuat surat pernyataan seperti ini,” katanya.

Dijelaskan Rohman, dalam mekanisme pergantian kepengurusan di organisasi partai terdapat beberapa indikator penyebab pengurus diganti. Di antaranya, pertama Ketua DPAC mengundurkan diri, kedua meninggal, ketiga tidak aktif atau tidak loyal terhadap partai.

“Itu dilakukan agar mesin partai tetap berjalan. Itu sesuai AD/ART partai,” jelasnya.

Kendati demikian, Rohman berjanji, pihaknya akan tetap merespons tindakan yang dilakukan para Ketua DPAC setelah menerima laporan dari pengurus DPC Demokrat Kabupaten Serang.

Terkait posisi Plt DPC Kabupaten Serang yang dipersoalkan karena sudah mengisi jabatan selama enam bulan, Rohman menyarankan agar bisa mengadakan Musyawarah Cabang (Muscab), tetapi harus dilakukan Musyawarah Daerah (Musda) terlebih dahulu. Dalam agenda sebelumnya, Muscab dijadwalkan pada 2022.

“Akan tetapi hasil Rakernas, pelaksanaan Muscab dan Musda tahun ini atau awal tahun 2022. Sebab harus mempersiapkan Pileg (Pemilihan Legislatif) 2024 dan pada 2022 itu verifikasi di KPU (Komisi Pemilihan Umum),” tandasnya. (Sofi Mahalali/zai)

Back to top button