News

Disnakertrans Kabupaten Serang Tangani 200 Perselisihan di Perusahaan

SERANG, LB – Tahun ini terhitung sampai November, sedikitnya sudah 200 kasus perselisihan hubungan industrial ditangani Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang. Salah satunya soal Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak.

Demikian disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Perselisihan Hubungan Industrial (PHI) Disnakertrans Kabupaten Serang Tb Ana Supriatna saat ditemui Lingkar Banten di ruang kerjanya, Jumat (12/11/2021).

Ana mengatakan, pihaknya memfasilitasi kasus perselisihan hubungan industrial antara karyawan dengan perusahaan. Ujungnya, kata Ana, diharapkan terjadi kesepakatan oleh kedua belah pihak.

“Tahun ini sampai November kita sudah tangani 200 kasus perselisihan. Mediasinya, saya tawarkan dulu, apakah mau diproses secara pidana dengan pembuktian yang sifatnya tetap, atau hanya untuk penyelesaian perdamaian kedua belah pihak,” ungkapnya.

Advertisement

Diungkapkan Ana, sebagia besar dari sekira 700 perusahaan yang ada di Kabupaten Serang melakukan efisiensi atau pengurangan karyawan, karena kondisi perusahaan mengalami kerugian akibat pandemi Covid-19.

“Pandemi Covid-19 ini kan sudah hampir dua tahun ya! Persoalan di sini kan, pihak perusahaan secara keuangan mungkin terganggu akibat pandemi. Makanya banyak yang di PHK,” terangnya.

Oleh karena itu, Ana menganjurkan para pekerja yang mengalami perselisihan dengan perusahaan melakukan bipartit (perundingan dua belah pihak) terlebih dahulu. Jika tidak ada penyelesaian, maka bisa datang langsung melaporkan kepada Disnakertrans.

“Jadi ada tahapannya. Kalau memang upaya penyelesaian antara pekerja dengan perusahaan tidak selesai melalui bipartit, bisa datang ke Disnakertrans ya!,” sarannya. (Muhammad Uqel Assathir/zai)

Back to top button