Peristiwa

Drainase Tidak Berfungsi, Tiga Hari Jalan Serang-Cikupa Terendam

TANGERANG, LB– Jalan Raya Serang-Cikupa, Kabupaten Tangerang, tepatnya di Desa Bojong, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang terendam banjir sejak Rabu (27/10/2021), diduga akibat saluran drainase tidak berfungsi.

Jumat (29/10/2021), petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menurunkan dua unir kendaraan Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk menyedot air yang masih menggenang di Jalan Raya Serang, tepatnya di wilayah RT 16/07 Desa Bojong, Kecamatan Cikupa. Genangan air ketinggiannya mencapai 30 sentimeter.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir memaparkan, banjir di Jalan Raya Serang-Cikupa merendam sepuluh rumah dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter. Katanya, kawasan sudah terendam banjir sejak Rabu (27/10/2021) malam setelah diguyur hujan deras yang melanda wilayah Cikupa.

Memasuki hari kedua, kata Abdul, pihaknya sudah menerjunkan dua unit kendaraan Damkar guna menyedot air yang merendam rumah warga di wilayah tersebut.

Advertisement

“Dugaan sementara, banjir akibat gorong-gorong di bawah Jalan Raya Serang tidak berfungsi optimal. Kemungkinan mampet sama sampah dan lumpur,” ujar Abdul kepada wartawan.

Bantuan dari pihaknya dengan melakukan penyedotan air, kata Abdul, hanya bersifat sementara waktu untuk penyelamatan rumah warga agar tidak berlama-lama terendam banjir. Abdul berharap, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Tangerang dapat menyampaikan persoalan tersebut kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar saluran drainase di bawah Jalan Raya Serang-Cikupa diperbaiki.

“Supaya banjir yang rutin melanda wilayah Bojong, Cikupa dapat dicegah,” katanya.

Sebelumnya, BPBD mendapatkan laporan banjir di Jalan Raya Serang-Cikupa dari warga Desa Bojong, Kecamatan Cikupa, Kamis (28/10/2021). Tim BPBD langsung bergerak cepat melakukan penanganan bencana banjir di lokasi dengan menurunkan satu unit kendaraan Damkar dan personil dari markas komando Curug untuk melakukan penyedotan air di sekitar pemukiman penduduk. (Iqbal Kurnia Musyab/zai)

Back to top button