Pemerintahan

Dua Desa di Kabupaten Serang Buka Ulang Pendaftaran Balon Kades

SERANG, LBC- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dua desa di dua kecamatan Kabupaten Serang membuka kembali pendaftaran bakal calon kepala desa (balon kades). Yakni, Desa Lempuyang Kecamatan Tanara dan Desa Kopo Kecamatan Kopo. Itu terjadi lantaran Pilkades di dua desa tersebut menyisakan satu calon karena meninggal dunia.

Hal itu terungkap pada Rapat Koordinasi Pilkades di aula Brigjend KH Syam’un Pemkab Serang, Jumat (3/9/2021). Rapat dipimpin Asisten Daerah (Asda) I Pemkab Serang Nanang Supriatna didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Serang Rudi Suhartanto.

Hadir Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Serang Fraksi Demokrat Aep Saepulloh, Wakil Direktur (Wadir) Umum dan Keuangan RSUD dr Dradjat Prawiranegara Encup Suplikhah, Camat Tanara Warnerry Poetry, Camat Kopo Tenda Subekti, dari TNI-Polri, dan unsur Pilkades di dua desa tersebut.

Ditemui usai rapat, Kepala DPMD Kabupaten Serang Rudi Suhartanto membenarkan, di wilayahnya ada dua desa, yakni Desa Leumpuyang dan Desa Kopo yang terpaksa harus membuka ulang pendaftaran balon kades karena menyisakan satu calon akibat meninggal dunia.

Advertisement

Lantaran itu, kata Rudi, Panitia Pilkades kecamatan di dua desa tersebut, mulai Senin (6/9/2021) harus menyosialisasikan pembukaan ulang pendaftaran balon kades ke tokoh masyarakat hingga ke panitia pengawas (panwas) di desa masing-masing.

“Panitia desa nanti membuka pendaftaran bakal calon baru. Tapi pendaftarannya siapapun boleh nyalon, terbuka untuk seluruh masyarakat di Desa Leumpuyang dan Desa Kopo. Cuman waktunya dua hari, kalau kemarin kan seminggu. Setelah daftar, persyaratannya ditunggu sampai tujuh hari kerja,” ungkap Rudi kepada awak media.

Rudi pun menyebutkan bahwa pendaftaran ulang balon kades di dua desa tersebut akan Diumumkan Panitia Pilkades kepada massyarakat pada 7 September. Sedangkan pendaftaran balon kades dibuka mulai 8-9 September. Setelah itu, penyerahan berkas persyaratan balon kades 8 sampai 21 September.

Lalu pemeriksaan berkas persyaratan balon 8 sampai 24 September, rapat pleno penetapan balon 25 September, penyampaian laporan 27 September. Selanjutnya, 28 September penyampaian pelaporan pendaftaran balon ke tingkat kabupaten.

Lalu 28 sampai 29 September persiapan dan pelaksanan testing jika lebih dari lima balon. Berikutnya, penetapan balon menjadi calon dan pengundian nomor urut pada 30 September, disusul pengumuman calon kades memenuhi syarat pada 1 Oktober, dilanjutkan proses pencetakan surat suara dari 4 sampai 8 Oktober, dan kampanye 31-13 Oktober.

“Setelah itu tinggal masa tenang dengan jadwal pemungutan suara,” terangnya.

Ditegaskan Rudi, pendaftaran ulang tidak mengugurkan tahapan yang sudah berjalan atau calon sebelumnya tetap sebagai calon kades. Setelah tahapan selesai, lanjut Rudi, calon sebelumnya akan bergabung dengan calon baru ketika pengundian nomor urut.

“Kalau tidak ada yang daftar lagi atau calon tetap satu, maka akan diundur tahun 2023,” tegasnya.

Disinggung soal jadwal Pilkades, kata Rudi, pihaknya masih menunggu intruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

“Kalau masuk ke tahapan yang pendaftaran ulang, kemungkinan kita tanggal 17 Oktober atau setelah itu. Pilihannya kan tanggal 17-24 dan 31 Oktober. Belum jelas, karena dari Kemendagri belum ada tanggalnya,” tandas berkumis tebal ini.

Sementara itu, Asda I Pemkab Serang Nanang Supriatna menambahkan, rapat membahas soal Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 34 tahun 2021 atas Perubahan Perbup Nomor 3 tahun 2021 tentang Pedoman Tata Cara Pelaksanaan Pilkades.

Kata Nanang, ada beberapa perubahan pada pasal 53 kaitan calon meninggal dunia dan menyisakan satu calon. Seperti yang terjadi di Desa Leumpuyang dan Desa Kopo. Oleh karena itu, pihaknya membuat Peraturan Daerah bagaimana jika terjadi hal serupa di desa lain.

“Makanya kita siapkan dengan persyaratan harus di atas 21 hari. Kalau masih ada waktu bisa dilaksanakan, diundur Oktober dengan pengumuman pendaftaran ulang mulai 7 September,” terang mantan Camat Waringinkurung ini.

Terkait itu, Camat Kopo Tenda Subekti mengatakan, pihaknya akan menyosialisasikan hasil rapat dengan penitia kabupaten kepada masyarakat di wilayahnya.

Senada disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Camat Tanara Warnerry Poetry yang mengaku lega dengan adanya perbup perubahan. Sehingga, kata pejabat yang akrab disapa Neri itu, pihaknya bisa segera berlari untuk menyosialisasikan perbup dengan adanya satu desa di wilayahnya, yakni Desa Leumpuyang yang menyisakan satu calon karena meninggal dunia. (zai)

Back to top button