Kesehatan

Dukung 2030 Bebas Ketulian, Program Hearing Solution Diluncurkan

TANGERANG, LB– Dalam rangka mendukung Indonesia bebas dari ketulian pada 2030, RSUD Kota Tangerang meluncurkan program layanan pemeriksaan pendengaran atau Hearing Solution.

Program diluncurkan bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57, berupa layanan pemeriksaan pendengaran langkap dan terpadu, mulai dari bayi, anak-anak, dewasa hingga lanjut usia (lansia).

Direktur Utama RSUD Kota Tangerang dr O U Taty Damayanty mengatakan, pendengaran merupakan salah satu alat indera yang penting untuk menunjang masa depan anak bangsa. Lantaran itu, kata Taty, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang konsen dalam kesehatan itu.

“Persoalan itu juga (pendengaran-red) menjadi perhatian pemerintah pusat. Hampir 90 persen bayi yang lahir di RSUD Kota Tangerang sudah mendapat pelayanan ini,” ungkap Taty kepada wartawan usai Launching Hearing Solution di RSUD Kota Tangerang, Jumat (21/11/2021).

Advertisement

Dengan diluncurkannya program layanan pendengaran, Taty berharap, dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Tangerang. Pihaknya juga mendatangkan tiga dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT).

Para dokter spesialis itu, kata Taty, siap memberikan pelayanan pemeriksaan Oto Accoustic Emission (OAE) atau tes pendengaran bayi baru lahir, Auditory Steady State Response (ASSR) atau tes pendengaran yang dilakukan obyektif untuk balita.

Kemudian, Brain Evoked Response Auditory (BERA) atau pemeriksaan pendengaran pada anak batita, Audiometri (pemeriksaan tingkat fungsi dari pendengaran) dan Timpanometri (tes pendengaran fungsi telinga tengah), termasuk pemberian alat bantu dengar.

“Masalah pendengaran pada bayi dan anak-anak harus dideteksi sedini mungkin. Tak terkecuali dewasa dan lansia yang harus tetap menikmati hidup dengan pendengaran yang sehat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis THT Bedah Kepala Leher Indonesia (Perhati) Provinsi Banten dr Emma Agustini yang turut hadir dalam acara Launching Hearing Solutin mengapresiasi program unggulan RSUD Kota Tangerang tersebut.

“Ini menjadi langkah atau jawaban dari target Indonesia menuju 2030 bebas dari ketulian,” jelasnya.

Kata Emma, RSUD Kota Tangerang menjadi satu-satunya yang memiliki layanan kesehatan pendengaran secara khusus. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button