Desa

Hak Pilih Warga Belum Vaksin di Pilkades Kab Serang? Ini Kata DPMD!

SERANG, LB – Penyelenggara dan calon kepala desa (cakades) pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Serang 2021 diwajibkan untuk vaksinasi. Tak terkecuali warga yang memiliki hak pilih. Namun, bagaimana jika masih ada warga yang belum divaksin sampai pada waktu pencoblosan?

Disinggung soal pertanyaan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang Rudy Suhartanto mengatakan, panitia penyelenggara berikut cakades Pilkades wajib divaksin. Itu mengacu surat edaran yang diterbitkan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang pada 14 Oktober 2021 lalu. Vaksinasi, dijelaskan Rudy, untuk menjamin keselamatan dan keamanan warga supaya terhindar dari paparan Covid-19 ketika pencoblosan Pilkades.

“Jadi gini, untuk menjamin keamanan bagi semua jiwa pilih yang masuk DPT (Daftar Pemilih Tetap) Pilkades, maka diimbau untuk melaksanakan vaksin dulu,” ujar Rudy kepada Lingkar Banten di ruangan kerjanya, kantor DPMD Kabupaten Serang, Kedalingan, Kota Serang, Selasa (26/10/2021)

Kendati demikian, dijelaskan Rudy, dalam surat edaran yang diterbitkan Sekda tersebut hanya berupa imbauan untuk mempercepat program vaksinasi, guna meminimalisasi kluster Pilkades.

Advertisement

“Artinya, jika masih ada warga yang belum vaksin, masih bisa memberikan hak pilihnya sebagai warga negara yang sudah terdaftar dalam DPT,” terang Rudy.

“Bentuknya imbauan, vaksin dulu semuanya. Jadi yang wajib itu, pemerintah daerah wajib mensosialisasikan kepada warga supaya semuanya divaksin,” imbuhnya

Lebih lanjut, Rudy menjelaskan, baik vaksinasi maupun hak pilih warga dalam DPT sama-sama hak yang mesti terpenuhi. Namun, lanjut Rudy, ketika ada warga yang belum divaksin lantaran ada penyakit bawaan, bukan menjadi persoalan untuk tidak memberikan hak pilihnya.

“Kalau ternyata masih ada warga yang belum divaksin, ya tidak masalah. Nah, kalau misalnya enggak divaksin karena ada penyakit jantung, kan dokter juga menyarankan untuk tidak divaksin. Terus apakah itu berakibat tidak boleh ke TPS (Tempat Pemngutan Suara)? Ya enggak juga. Ke TPS enggak ada urusannya dengan vaksin,” jelasnya. (Muhammad Uqel Assathir/zai)

Back to top button