HeadlinePeristiwa

Hantam Material Proyek Jembatan, Pengendara Motor di Balaraja Tewas

TANGERANG, LBCProyek perbaikan saluran air jembatan di Kawasan Industri Olek Balaraja, Kabupaten Tangerang memakan korban. Dua warga yang mengendarai motor berboncengan membentur material proyek jembatan hingga terperosok dan jatuh tersungkur. Satu orang dikabarkan tewas.

Kronologi kejadian berdasarkan keterangan yang dihimpun pihak kepolisian, kecelakaan lalu lintas itu berawal motor yang dikendarai Nurhalim (20) berboncengan dengan Badrudin (20) melaju dari arah Tigaraksa menuju Balaraja. Diduga kurang konsentrasi, motor masuk ke dalam lubang galian jembatan hingga keduanya jatuh tersungkur tepat di dekat kerangka besi yang dipasang di atas gorong-gorong jembatan..

Motor yang dikendarai berjenis Vega bernomor polisi B 6482 NUJ. Akibat peristiwa itu, satu korban bernama Nurhalim menghembuskan nafas terakhirnya setelah sempat mendapatkan perawatan di RSUD Balaraja karena kondisinya kritis.

Pantauan lingkarbanten.com di lapangan, tidak ditemukan plang tanda pengalih arus kendaraan atau penyekat jalan menuju lokasi proyek. Terlebih, tidak terlihat ada Lampu Penerangan Umum (PJU) di sekitar lokasi kejadian.

Advertisement

Kanit Laka Lantas Polresta Tangerang AKP Mulyadi menegaskan bahwa peristiwa jatuhnya motor yang menewaskan korban itu merupakan kecelakaan tungal. Berawal ketika motor yang dikendarai Nurhalim berboncengan dengan Badrudin melaju dari arah Tigaraksa menuju Balaraja.

Motor diduga membentur bahan material bangunan hingga kedua korban tersungkur tepat di dekat kerangka besi yang dipasang di atas gorong-gorong jembatan. Kejadiannya, kata Mulyadi, pada Minggu pagi sekira pukul 05:00 WIB. Tempat Kejadian Perkara (TKP), diungkapkan Mulyadi, di proyek perbaikan jembatan perbatasan Desa Cisereh Kecamatan Tigaraksa dan Desa Sentul Kecamatan Balaraja.

Mulyadi menambahkan, kedua korban merupakan warga kampung Cibadak RT 005/001 Desa Suka Negara, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Atas kejadian itu, kata Mulyadi, Nurhalim mengalami luka lecet dan memar pada bagian kepala, sementara Badrudin mengalami luka pada bagian kepala, tubuh lecet, dan Memar.

“Badrudin yang mengalami luka berat dan sudah dilakukan evakuasi ke RSUD Balaraja,” katanya.

Disinggung soal pihak yang akan dimintai keterangan maupun pertanggungjawaban atas kecelakaan nahas itu, kata Mulyadi, pihaknya sedang mendalami kejaian tersebut.

“Kita akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu,” ujarnya.

Terpisah, Humas RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang, Imas Supitaningssih membenarkan, pihaknya menerima korban laka lantas atas nama Badrudin dan saat ini sedang mendapatkan perawatan. Kondisinya, diungkapkan Imas, saat ini sudah dalam keadaan sadar.

“Sedangkan pasien atas nama Nurhalim sudah dalam keadaan meninggal dunia sejak tiba di RSUD. Saat ini jenazah Nurhalim sudah dibawa pihak keluarganya,” ujarnya. (Iqbal Kurnia Musyab/zai)

Back to top button