HeadlineHukrim

Heroik, Penjaga Sekolah Gagalkan Aksi 5 Maling di SMAN I Cihara, Lebak

LEBAK, LBC – Aksi heroik ditunjukan Jaja Sumarja (50), seorang penjaga sekolah karena mampu menggagalkan aksi lima maling yang menggasak barang-barang milik SMA Negeri 1 Cihara, Lebak, Jumat (13/8/2021) dini hari sekira pukul 02.20 WIB. Berkat keberanian Jaja yang memergoki aksi maling itu dan melakukan perlawanan, salah satu maling akhirnya babak belur dikeroyok warga dan diamankan pihak kepolisian, menyusul dua maling lainnya berhasil ditangkap berdasarkan hasil pengembangan polisi.

Kronologi kejadiannya, Jaja terkejut melihat kardus tercecer di luar laboratorium komputer sekolah yang dia jaga tengah malam itu. Jaja mengira kalau yang merapikan barang itu adalah Toid, rekan jaganya di sekolah. Lalu Jaja menyempatkan diri mengecek Toid di kediamannya yang tidak jauh dari sekolah. Ternyata Toid tidak ada di rumah dan keluarganya mengatakan bahwa Toid sedang pergi menemui warga. Merasa penasaran, Jaja akhirnya nekat menelusuri suara yang mencurigakan di ruang laboratorium. Namun sampai di lokasi, Jaja terkejut karena yang di lab sekolah bukan Toid, melainkan orang lain yang diduga maling sedang beraksi menggasak komputer yang ada di lab.

Setelah ditelusuri, pelaku maling ternyata tidak sendirian, melainkan jumlahnya lima orang. Jaja saat itu tidak mengetahui jika rekannya Toid tengah meminta bantuan warga untuk menangkap para maling tersebut. Tak berapa lama, salah satu maling membawa laptop dari dalam ruangan dan berpapasan dengan Jaja yang sudah berdiri di luar laboratorium. Merasa aksinya kepergok dan kaget, maling itu pun melakukan perlawanan. Beruntung Jaja berhasil menghalau perlawanan maling dan menggagalkan aksi mereka. Di tengah ketegangan malam hari itu, bala bantuan dari warga pun datang dan berhasil menangkap salah satu pelaku. Sedangkan empat orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri ke arah pantai yang tidak jauh dari sekolah. Akibat aksinya menghalau maling, Jaja terpaksa harus dibawa ke Puskesmas Cihara lantaran mengalami luka benturan.

Berdasarkan informasi yang diterima lingkarbanten.com, kelima maling itu berhasil masuk ke ruangan yang terdapat komputer itu menggunakan linggis untuk membobol pintu yang terkunci.

Advertisement

Kapolsek Panggarangan/Cihara AKP Wawan S membenarkan, telah terjadinya tindak pidana pencurian dini hari di SMAN I Cihara. Kata Kapolsek, pihaknya sudah berhasil mengamankan pelaku beserta barang buktinya di Mapolsek Panggarangan.

“Salah satu pelaku yang ditangkap kami amankan, Rz (20), Warga Rusunawa, Jakarta Utara,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut Wawan, pihaknya melakukan pengembangan dan akhirnya berhasil menangkap dua pelaku lainnya, yakni bernama Ag (31), warga Pademangan dan Kn (29), warga Bengkulu.

“Barang bukti kendaran R4 (Roda empat-red) yang mereka gunakan jenis Toyota Kijang dengan Nomor Polisi A 1O80 HL. Barang bukti lainnya yaitu 37 unit Laptop dan alat yang mereka gunakan sudah diamankan. Untuk dua pelaku lainnya masih DPO,” paparnya. (Sofi Mahalali/zai)

Back to top button