Kesehatan

Hindari Antrean Berobat, Dinkes Pandeglang Siapkan Aplikasi Mobile JKN

PANDEGLANG, LBC – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang menyiapkan aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Aplikasi antrean online itu untuk memudahkan warga yang hendak berobat ke puskesmas agar tidak menunggu antrean saat berobat.

Kepala Bagian (Kabag) Pelayanan Kesehatan Dinkes Pandeglang Yudi Hermawan mengatakan, pihaknya menyiapkan aplikasi yang digagas oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk medukung berbagai fitur yang selalu berkembang.

“Kita siapkan aplikasi Mobil JKN untuk menghindari antrean warga yang hendak berobat agar tidak terjadi kerumunan,” ungkap Yudi kepada awak media melalui sambungan telepon seluler, Selasa (28/9/2021).

Penyediaan aplikasi digital itu, dijelaskan Yudi, bertujuan untuk memudahkan peserta JKN-Kartu Indonesia Sehat (KIS) ketika hendak berobat.

Advertisement

“Jadi warga tidak perlu menunggu lama antre untuk berobat,” ujarnya.

Salah satu fitur yang ada pada aplikasi Mobile JKN, menurut Yudi, sangat memudahkan peserta JKN-KIS saat berobat ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) karena sudah melakukan antrean elektronik. Katanya, aplikasi mudah diakses, cukup memilih fitur (pendaftaran pelayanan) Mobile JKN, peserta langsung mendapatkan nomor antrian di FKTP.

Lebih rinci, sambung Yudi, bagi peserta JKN-KIS yang ingin melakukan akses atrean online dapat melakukan langkah yang tertera pada menu aplikasi Mobile JKN, lalu pilih menu Pendaftaran Pelayanan, kemudian pilih menu antrean FKTP dan pilih nama peserta yang akan berobat, selanjutnya pilih poli.

“Jangan lupa mengisi keluhan kesehatan yang anda rasakan. Setelah itu akan mendapatkan antrean elektronik,” katanya.

Bagi peserta yang ingin mendaftar pelayanan di rumah sakit, lanjut Yudi, harus dipastikan peserta memperoleh rujukan online dari FKTP. Lebih lanjut, Yudi mengungkapkan, saat ini sudah 30 FTKP atau puskesmas di Pandeglang yang sudah MoU dengan BPJS Kesehatan.

“Jadi semua puskesmas ini siap melayani peserta JKN-KIS. Untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Pandeglang ada sekitar 4.600 orang dengan tagihan Rp21 miliar, semua tidak ada kendala dalam pembayaran,” tegasanya. (M Hafidz Fathurrohman/zai)

Back to top button