Peristiwa

Hujan Deras, Empat Desa di Kabupaten Serang Diterjang Banjir

SERANG, LBC– Empat desa di dua kecamatan Kabupaten Serang diterjang banjir akibat diguyur hujan deras hampir tiga jam dari sejak Senin (9/8/2021) malam. Meliputi tiga desa di Kecamatan Baros dan satu desa di Kecamatan Pabuaran.

Pantauan lingkarbanten.com, Selasa(10/8/2021) pagi, air di empat desa tersebut sudah mulai surut. Berdasarkan informasi dari warga, hujan deras mengguyur empat wilayah desa itu dari sejak Senin (9/8/2021) malam pukul 19:30 WIB sampai pukul 22:30 WIB. Untuk wilayah Baros, banjir disebabkan oleh luapan air irigasi menuju Sungai Cipareang yang merendam beberapa rumah warga, dengan rata-rata tinggi muka air (TMA) 30 sampai 80 sentimeter.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma membenarkan, pihaknya menerima laporan soal banjir di dua kecamatan, yakni Kecamatan Baros dan Pabuaran. Untuk Kecamatan Baros, disebutkan Nana, ada tiga desa yang dilanda banjir, yakni Desa Sukamanah, tepatnya di Kampung Siliwung RT 001/005 dengan ketinggian air 10 sampai 60 sentimeter.

“Di Desa Sukamanah yang terdampak ada 30 KK (Kepala Kepala) termasuk kantor KUA (Kantor Urusan Agama) juga terendam,” ungkap mantan Asisten Daerah (Asda) I Pemkab Serang itu.

Advertisement

Kemudian Desa Baros, lanjut Nana, yang diterjang banjir tepatnya di Kampung Pulokiong, RT 006/001. Korban yang terdampak di kampong itu sebanyak 30 KK 100 jiwa 100. Ketinggian air banjir di Pulokiong 10 sampai 50 sentimeter. Selanjutnya Desa Panyirapan, tepatnya di Kampung Cipanganten. Setelah mendapatkan laporan adanya banjir, kata Nana, pihaknya langsung menerjunkan personil BPBD sekira pukul 23:00 WIB guna melakukan pemantauan dan olah data di lokasi kejadian.

“Setengah jam kemudian atau pukul 23:30 WIB, tim BPBD tiba di lokasi dan langsung melakukan olah data di Desa Baros,” katanya.

Selain di Kecamatan Baros, lanjut Nana, banjir juga melanda Desa Kadubeureum, Kecamatan Pabuaran, tepatnya di Kampung Citeureup. Di kampung itu ada tiga KK yang terkena dampak.

“Air berangsur surut sekitar pukul 22:30 WIB, tidak ada korban jiwa. Warga juga masih tinggal di rumahnya masing-masing,” ungkapnya.

Sementara itu, Operator Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD Kabupaten Serang Jhony E Wangga memastikan, saat ini air banjir di wilayah Kecamatan Baros dan Pabuaran sudah surut.

“Sudah biasa itu cuma lewat doing yang di Baros dari luapan Sungai Cipareang. Kalau yang di Pabuaran hanya genangan,” tegasnya. (roy/zai)

Back to top button