Pemerintahan

Jelang Purna, Anggota Korpri Kabupaten Serang Dibekali Ilmu Pertanian

SERANG, LBCKorps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Serang melakukan kegiatan pemberdayaan terhadap puluhan anggotanya yang memasuki masa purnabhakti. Yakni, memberikan pembekalan ilmu praktis bidang pertanian. Salah satunya bertani komoditas mentimun yang dinilai mudah dan menguntungkan.

Sabtu (7/8/2021) siang, kegiatan pembekalan sekaligus panen mentimun disaksikan langsung oleh Ketua Korpri Kabupaten Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri didampingi Edi Suhardiman selaku Sekretraris Kopri. Kegiatan pemberdaan menerapkan protokol kesehatan (prokes). Entus pun meramaikan kegiatan dengan ikut panen mentimun yang pohonnya ditanam sebulan lalu di lingkungan Sekretariat Korpri Kabupaten Serang, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Sumurpecung, Kecamatan Serang, Kota Serang.

“Kami bangga dengan kegiatan pemberdayaan anggota Kopri yang akan memasuki masa pension dibekali ilmu praktis di pertanian,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang itu.

Pejabat ASN tertinggi di Pemkab Serang itu pun berpesan agar anggota Kopri yang memasuki masa pension betul-betul dapat memanfaatkan ilmu tersebut untuk menambah kegiatan dan bekal ke depan, sehingga setelah pensiun masih bisa produktif.

Advertisement

“Yang paling penting anggota Kopri yang jelang purna bisa tetap bergerak dan sehat, serta bermanfaat. Terus sehat, semangat dan produktif,” seru pejabat murah senyum tersebut.

Senada disampaikan Sekretaris Korpri Kabupaten Serang Edi Suhardiman. Menurutnya, dengan ilmu walaupun tidak banyak akan bermanfaat, serta menambah semangat anggota Kopri yang memasuki masa pensiun.

“Bertani itu bisa menjaga kebugaran tubuh. Insya Allah sehat terus karena terus bergerak dan berjemur,” terang Camat Ciomas tersebut.

Edi pun berpesan agar produk yang dihasilkan jangan dijadikan tujuan utama, melainkan lebih kepada dorongan semangat untuk tetap berkarya bagi keluarga dan bisa memberi contoh di lingkungan sekitarnya. Diungkapkan Edi, yang dibekali ilmu bertani adalah anggota Kopri yang akan pensiun sekira satu sampai dua tahun lagi. Disebutkan Edi, yang diberikan pembekalan sebanyak 30 anggota Kopri.

“Yang kita berikan keterampilan dan ilmu praktis ini angkatan pertama, kita panggil mereka ke lokasi yang dijadikan lahan pertanian terus langsung praktek,” terang mantan penyuluh pertanian tersebut.

Selain memberikan ilmu pertanian, lanjut Edi, berikutnya Kopri akan memberikan keterampilan praktis lainnya, seperti pelatihan tata boga, membuat kerajinan tanaman hias, dan ilmu lainnya.

Edi menjelaskan. Alasan pihaknya mengarahkan pelatihan pertanian mentimun karena mudah dilakukan dan menguntungkan.

“Bertani mentimun itu cepat menghasilkan, satu bulan saja sudah bisa panen. Nanti ke depan kita coba rancang lagi, setelah mentimun ini apa lagi, kita lihat sikon saja. Yang pasti tujuan kita ingin memberikan semangat kepada anggota Korpri yang mau pensiun supaya punya kehalian praktis, sehingga tetap bergairah untuk produktif,” pungkas pria berkaca mata itu. (zai)

Back to top button