News

PPKM, Jumlah Penumpang Bus Terminal Poris Tangerang Turun Drastis

TANGERANG, LBC- Selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level darurat sampai Level 4 berdampak terhadap penurunan jumlah penumpang di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang secara drastis hingga 70 persen.

Demikian disampaikan Kepala Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang Alwien Athena yang ditemui di lingkungan terminal, Jumat (30/7/2021).

“Semenjak diterapkannya PPKM dari awal Juli berdampak terhadap penurunan jumlah penumpang bus yang berangkat dari Terminal Poris Plawad sampai 70 persen. Biasanya penumpang dimasa normal berkisar 400-700 penumpang, sekarang paling sekitar 170-200-an orang per hari. Bahkan pernah dalam satu hari hanya 98 orang, paling banyak 205 penumpang,” ungkapnya.

Disebutkan Alwien, PPKM tidak hanya berdampak terhadap penurunan jumlah penumpang, melainkan jumlah armada yang berangkat juga berkurang. Dalam satu hari hanya 70 bus yang berangkat dari total 130 bus.

Advertisement

“Rute yang masih ada penumpangnya rute timur ke arah Madura dan Jawa, serta ke Padang dan Sumatera,” ungkapnya.

Di terminal, kata Alwien, pihaknya juga memberlakukan penyertaan persyaratan surat vaksin (minimal dosis pertama) dan penyertaan bukti swab Antigen / swab PCR kepada penumpang yang ingin berangkat menggunakan transportasi bus dari terminal induk Kota Tangerang. Hal itu sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan (Menhub) Nomor 43 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Darat.

“Persyaratan itu (surat vaksin-red) juga ditenggarai menjadi salah satu penyebab menurunnya jumlah penumpang,” katanya.

Selain itu, lanjut Alwien, pihaknya menjaga ketat akses keluar masuk pintu terminal, dimana setiap pintu keluar masuk dijaga petugas. Selain petugas Kemenhub, akses masuk juga mendapat penjagaan anggota TNI dari Yonif 203 Jatake.

“Jadi setiap bus yang keluar diperiksa petugas. Kalau memang tidak membawa persyaratan yang ditentukan, maka penumpang akan diturunkan,” tegasnya.

Alwien sendiri memastikan, pihaknya tidak memperkenankan sopir bus menaikkan penumpang di luar terminal yang akan menyalahi aturan.

“Dengan arti kata, penumpang wajib naik dan turun diterminal,” tegasnya. (Eky Fajrin/zai).

Back to top button