News

Kapolda: Jangan Ragu Tindak Pungli dan Korupsi

SERANG, LB– Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto mengapresiasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) di kantor BPN Lebak. Kepolda pun mengingatkan seluruh jajarannya untuk tidak ragu menindak kasus pungutan liar (pungli) dan tindakan korupsi lainnya.

Kapolda meminta, penyidik agar jangan pernah ragu melakukan penindakan terhadap temuan informasi tentang pungli dan tindak pidana korupsi lainnya, karena sudah meresahkan masyarakat.

“Bila perlu dengan OTT untuk efek jera sebagai upaya pencegahan dan warning keras kepada pelayan publik,” tegas Kapolda melalui keterangan tertulis resmi dari Polda Banten yang diterima Lingkar Banten, Minggu (14/11/2021).

Pihaknya juga, kata Kapolda, akan mengevaluasi hasil OTT. Jika dibutuhkan. maka Kapolda mengaku tidak akan segan-segan memerintahkan jajarannya untuk melakukan OTT terhadap kasus korupsi lainnya.

Advertisement

“Kami sangat serius menangani tindak pidana korupsi di wilayah Banten ini,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Polda Banten melakukan OTT terhadap empat oknum BPN Lebak dan satu oknum Lurah atas kasus dugaan korupsi pengurusan surat tanah di Lebak, Jumat (12/11/2021) lalu.

Penyidik pun berhasil menyita tiga amplop berisi uang tunai sebesar Rp36 juta, y ang diketahui merupakan bagian dari sejumlah uang yang diminta oknum BPN untuk kepengurusan sertifikat.

Dua dari lima pegawai yang digiring hasil OTT ditetapkan tersangka, yaitu staf Kantor BPN dan sudah ditahan sejak Sabtu (13/12/2021). (Hendra Hermawan/zai)

Back to top button