News

Kejari Dalami Perusahaan Penunggak BPJS Ketenagakerjaan di Serang

SERANG, LB – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Serang saat ini mendalami perusahaan di Kota Serang yang menunggak iuran program jaminan keselamatan kerja oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial {BPJS) Ketenagakerjaan.

Sekadar diketahui, Kejari Serang sudah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. Selain melakukan pendampingan penagihan terhadap penunggak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Kejari juga melakukan pendampingan penagihan iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Hal itu disampaikan Kepala Kejari Serang Freddy Simandjuntak saat ditemui wartawan di kantor Sekretariat Daerah (Setda) Pemkot Serang, Jumat (5/11/2021).

Freddy mengatakan, ada beberapa perusahaan di Kota Serang dilaporkan menunggak iuran program BPJS Ketenagakerjaan. Kata Freddy, pihaknya sudah berkoodrinasi dengan tim dari BPJS Ketenagakerjaan Serang terkait tunggakan yang harus ditagih.

Advertisement

Kata Freddy, pihaknya menegoisasikan dalam arti melalui schedule pembayaran ulang atau jadwal ulang.

“Kami akan serahkan semua kepada BPJS Ketenagakerjaan terkait setuju atau tidak saran darinya (perusahaan-red),” terangnya.

Berdasarkan hasil negosiasi, kata Freddy, beberapa perusahaan setuju akan membayar dengan syarat meminta jadwal ulang.

“Itu (hasil pendalaman-red) selalu kami koordinasikan kepada pemberi kuasa BPJS, kemudian ada titik temu mereka akan membayar tapi dengan cara mencicil,” jelasnya.

Disebutkan Freddy, ada 73 perusahaan yang diajak negosiasi soal pembayaran, tiga perusahaan di antaranya absen. Untuk nilai pembayaran, lanjut Freddy, pihaknya masih menunggu dan masih berjalan sampai sekarang.

“Untuk target (pembayaran-red) tergantung permohonan mereka. Setelah selesai akan kami evaluasi,” tegasnya. (Hendra Hermawan/zai).

Back to top button