News

Ketua DPRD: Enggak Ada Kesepakatan, Putus Saja Kerja Sama

Soal Pengiriman Sampah dari Tangsel ke TPAS Cilowong

SERANG, LB – Persoalan kompensasi pemerintah kepada warga yang merasa dirugikan oleh pengiriman sampah dari Tangerang Selatan (Tangsel) ke Tempat Pemprosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang yang belum menemui kesepakatan menuai reaksi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang Budi Rustandi yang menyarankan agar kerja sama Pemkot Serang dengan Pemkot Tangsel diputus.

Diketahui, kerja sama antara Pemkot Serang dengan Pemkot Tangsel soal pengiriman sampah sampai saat ini belum tuntas. Lantaran itu, Senin (25/10/2021) hasil musyawarah antara pihak Pemkot Serang dengan warga Kelurahan Cilowong yang merasa dirugikan tidak menemui kesepakatan soal kompensasi, karena belum ada pembayaran dari Pemkot Tangsel.

Akhirnya, musyawarah kabarnya akan dilanjutkan hari ini, Rabu (27/10/2021) antara pihak Pemkot Serang dengan para Ketua RT Kelurahan Cilowong.

Budi pun angkat bicara terkait polemik tersebut. Menurut Budi, setiap mengeluarkan anggaran harus melalui prosedur. Jika tidak melalui prosedur, maka ada konsekwensi hukum.

Advertisement

“Saya menyarankan adendum kepada Pemkot Tangsel untuk perubahan isi kerja sama sesuai keinginan masyarakat,” saran Budi kepada awak media di halaman gedung DPRD Kota Serang, Selasa (26/10/2021).

Saran itu, menurut Politisi Gerindra, agar ada solusi atas permasalahan tersebut sehingga ada win win solution (solusi terbaik). Jika tidak ada kesepakatan, Budi berjanji, pihaknya akan membuat rekomendasi kepada Walikota Serang untuk memutus kerja sama tersebut.

“Kalau sepakat, hayu dilanjutkan. Tapi kalau tidak ada kesepakatan, saya akan membuat rekomendasi kepada Walikota Serang agar mencabut kerja sama dengan Tangsel,” tegasnya. (Hendra Hermawan/zai)

Back to top button