AgamaHeadline

Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Kecam Youtuber Muhammad Kece

SERANG, LBCKetua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Banten Juheni M Rois ikut mengecam pernyataan youtuber dengan akun bernama Muhammad Kece yang diduga sudah melakukan penistaan agama Islam melalui kanal youtube-nya. Juhaeni pun meminta aparat bertindak tegas dan tidak membiarkan orang semacam itu berkeliaran bebas di Republik Indonesia (RI).

Sekadar diketahui, sebelumnya sang youtuber sudah mendapat kecaman dari Wakil Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Abdul Muiz Ali dan beberapa ulama lain, serta mayarakat. Bahkan informasinya Bareskrim Polri telah menerima laporan dari masyarakat terkait pernyataan Muhammad Kece.

Juhaeni mengaku, pihaknya mengecam youtuber dengan nama akun Muhamad Kece yang dinilai sudah menistakan agama Islam melalui lontaran – lontaran ucapannya dalam kanal youtube-nya.

Sebagaimana diketahui, dalam kanal youtube-nya, Muhamad Kece mengatakan bahwa Nabi Muhammad dekat dengan Jin saat menyampaikan ayat Al Quran Surat Al Jin ayat 19. Menurut Juheni, seseorang tidak bisa menafsirkan dan meyimpulkan ayat Al Quran tanpa kaidah seharusnya.

Advertisement

“Tidak bisa kebebasan berpendapat disalah-artikan dengan bebas berpendapat semaunya sampai menistakan agama” Ujar Juheni dalam siaran pers yang diterima lingkarbanten.com, Minggu (21/8/2021).

Bahkan, Juheni heran dengan sikap Muhammad Kece yang masih belum mengakui kesalahannya dan cenderung menantang meski sudah dikecam pengurus MUI. Oleh karena itu, Juheni meminta aparat penegak hukum bertindak tegas dan tidak membiarkan orang semacam itu berkeliaran bebas di Republik Indonesia (RI).

“Kita baru saja memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-76, tapi dapat kado penistaan agama oleh akun Muhamad Kece. Ini kado pahit bagi toleransi kehidupan beragama di Indonesia,” tukasnya.

Juheni berharap, pernyataan Muhammad Kece yang sudah melukai umat islam tidak menimbulkan kegaduhan serta polemik berkepanjangan, dimana bangsa Indonesia saat ini masih sedang berjuang menghadapi pandemi Covid-19.

“Saya berharap, Muhammad Kece segera ditindak tegas oleh aparat hukum agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan,” harapnya. (zai)

Back to top button