HeadlineSosial Budaya

Kopassus Gelar Vaksinasi, Tanam Mangrove, dan Bagikan Sembako

SERANG, LB– Dalam rangka kunjungan kerja (kunker) serta membantu percepatan vaksinasi dan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, Grup 1 Kopassus menggelar acara Kopassus Peduli dengan agenda serbuan vaksinasi, pembagian sembako, dan penanaman mangrove, Jumat (5/11/2021).

Kegiatan dihadiri langsung Komandan Jendral (Danjen) Kopassus Mayjen TNI Mohamad Hasan.

Turut mendapingi Danjen, yakni Dangrup I Baladika Kopassus Kolonel Infanteri I Gede Putra Yasa, Kapolres Serang Kota AKBP Maruli Ahiles Hutapea, dan Komandan Kodim (Dandim) 0602/ Serang Kolonel Infanteri Susilo, serta unsur pemerintahan.

Diawali Danjen meninjau kegiatan vaksinasi di SMP Negeri 25 Kota Serang, dilanjutkan pembagian sembako door to door, dan diakhiri penanaman pohon mangrove di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.

Advertisement

Danjen mengatakan, digelarnya vaksinasi untuk percepatan terwujudnya herd immunity (kekebalan kelompok) di masyarakat, khususnya di Provinsi Banten.

Danjen menyebutkan, vaksinasi yang disiapkan sebanyak 500 dosis untuk tahap satu dan dua. Tidak hanya itu, pihaknya juga membagikan 1.000 paket sembako kepada masyarakat, serta berkordinasi dengan instansi yang ada di banten.

“Ini bentuk kepedulian Kopassus kepada warga binaan dan masyarakat Banten,” jelas Danjen.

“Kita terus berupaya membantu pemerintah, baik serbuan vaksinasi maupun lainnya. Untuk vaksinasi, kami sudah dapat perintah dari Kasad dan Panglima TNI membantu serbuan vaksinasi  yang dilaksanakan seluruh jajaran kopassus,” imbuhnya.

Belum lama ini, lanjut Danjen, dua jajaran Kopassus sudah melakukan serbuan vaksinasi dan sudah mencapai tahap baik, sehingga daerah yang diberikan vaksinasi sudah pencapaiannya di atas 80 persen.

“Hari ini saya mendapatkan informasi Kadinkes Kota Serang sudah mencapi 80 persen,” pungkasnya.

Selain itu, kata Danjen, pihaknya juga memberikan dan menanam pohon mangrove untuk melestarikan lingkungan. Dengan tagline ;Satu Sembako Satu Pohon, Saat Ini dan Masa Depan’, pihaknya ingin mengedukasi masyarakat agar mau menanam pohon sebanyak mungkin di daerah masing-masing.

“Penanaman pohon mangrove ini dalam rangka melestarikan alam Indonesia,” terangnya.

Secara simbolis, kata Danjen, pihaknya bersama masyarakat menanam 10 ribu mangrove di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa. Kegiatan merupakan salah satu kebijakan dalam rangka membantu program pemerintah menyelamatkan dunia dari pemanasan global.

Kata Danjen, keberadaan ekosistem mangrove terbilang cukup penting, khususnya bagi kawasan pesisir. Baik sebagai benteng pertahanan terhadap resiko bencana maupun sebagai mata pencaharian alternatif bagi nelayan dan pengembangan industri pariwisata.

Selain itu, tanaman bakau juga berfungsi utama sebagai pencegah abrasi dan erosi (pengikisan tanah) di kawasan pantai. Ekosistem mangrove juga menjadi tempat hidup biota laut dan satwa-satwa disekitarnya.

Sebagai bentuk kepedulian dalam pelestarian lingkungan hidup, Kopassus menggelar penanaman pohon mangrove di sepanjang pantai Desa Lontar, karena memberikan banyak manfaat bagi keseimbangan lingkungan. Di samping mencegah erosi pantai, mencegah pemanasan global, mempengaruhi iklim dan cuaca, serta dapat menjaga kualitas air dan udara, juga pengembangan kawasan pariwisata.

Diketahui, kegiatan penanaman pohon mangrove di Kecamatan Tirtayasa dihadiri jajaran Pemerintah Desa Lontar, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tirtayasa, Ketua IOF Banten, dan Kepala BRI Cabang Serang. (zai)

Back to top button