Inovasi

Korlantas Polri Jalin Kerja Sama dengan Kemendagri dan PT Jasa Raharja

Menekan Angka Pelanggaran Lalu Lintas dan Kemudahan Pembayaran Pajak

Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) menjalin kerja sama dengan PT Jasa Raharja mensinergikan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik melalui aplikasi Jasa Raharjaku (JRKu). Melalui kerja sama itu, pelanggaran lalu lintas yang terpantau oleh sistem ETLE dapat langsung diketahui informasi dan notifikasinya seketika (real time) melalui aplikasi JRKu.

Melalui kerja sama sinergis ETLE dengan aplikasi mobile JRKu yang dimiliki Jasa Raharja, pengendara akan dimudahkan mengetahui pelanggaran lalu lintas seketika, baik lokasi, jenis pelanggaran, tanggal, dan waktu disertai foto rekaman dari Closed Circuit Television (CCTV).

Aplikasi JRKu juga memberi informasi cara pembayaran tilang elektronik selain memberi kemudahan informasi pelanggaran secara real time bagi pengendara kendaraan bermotor. Tidak hanya itu, Korlantas Polri juga akan mendapat sejumlah manfaat dari kerja sama ini, seperti efisiensi dan kecepatan informasi, serta akses data kendaraan bermotor yang telah membayar pajak kendaraannya. Polri menjamin keamanan data, karena akses data dilakukan enkripsi sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak lain yang tidak berkepentingan.

Selain informasi notifikasi pelanggaran dari ETLE, pengguna aplikasi JRKu juga dapat mengecek masa berlaku Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dan mendapat perlindungan asuransi tambahan dari Jasaraharja Putera.

Advertisement

Saat ini, aplikasi JRKu juga telah digunakan untuk pengajuan santunan kecelakaan lalu lintas secara online rute perjalanan termasuk lokasi-lokasi rawan kecelakaan. Dari sisi manfaatnya dapat memberi kemudahan bagi para pengendara kendaraan bermotor. Informasi notifikasi pelanggaran akan dikirimkan melalui aplikasi JRKu yang telah diinstal dan surel pemilik akun yang telah terverifikasi, sehingga lebih efisien dan mengurangi biaya pengiriman surat tilang.

Dalam hal ini, kerja sama juga dilakukan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang meluncurkan program digitalisasi Road Tax melalui stiker berpengaman hologram sebagai bukti pembayaran pajak kendaraan bermotor. Program bertujuan untuk mendukung gerakan tertib bayar pajak yang digaungkan pemerintah, serta mendorong percepatan transformasi digital dalam pelayanan publik, khususnya perpajakan kendaraan bermotor.

Digitalisasi Road Tax merupakan program alih media dari pelayanan manual dan dalam bentuk cetakan kertas tanda bukti pelunasan kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan SWDKLLJ menjadi dalam bentuk format digital stiker berpengaman hologram dengan QR Code, serta terekam dalam server komputer milik Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) yang dapat diakses secara online oleh petugas maupun peserta wajib pajak.

Dengan adanya inovasi ini, Polri mengajak masyarakat untuk tertib membayar pajak tahunan kendaraan bermotor. Pandemi memberikan hikmah kepada aparatur dan warga dalam pemanfaatan teknologi

informasi. Digitalisasi mempermudah pelayanan dan akses dalam pembayaran pajak. Pandemi Covid-19 memberikan hikmah yang sangat luar biasa kepada kita semua. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam melaksanakan tugas dan kewajiban aparatur dan warga Negara, khususnya dalam memungut atau membayar kewajiban perpajakan.

Bekerja sama dengan Korlantas Polri dan PT Jasa Raharja, stiker Road Tax ini nantinya akan diubah warnanya setiap tahun, sehingga mempermudah identifikasi kendaraan yang sudah atau belum membayar pajak. Melalui digitalisasi, pembayaran pajak kendaraan terekam dalam server komputer milik SAMSAT yang dapat diakses secara online oleh petugas maupun peserta wajib pajak.

Pajak kendaraan bermotor memiliki kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekira 43 persen dari total proyeksi PAD 2021. Digitalisasi layanan diharapkan dapat mendorong optimalisasi pendapatan daerah. Program ini diharapkan dapat berkelanjutan, terus ditingkatkan, dan senantiasa dapat bermanfaat bagi pemerintah dan masyarakat.

Program ini sebagai upaya kolaboratif para pemangku kepentingan untuk melakukan transformasi digital, serta mengkampanyekan tertib bayar pajak. Stiker Road Tax merupakan program kolaborasi stakeholder untuk mengajak masyarakat tertib membayar pajak kendaraan dengan cara yang mudah, efisien, dan serba digital. (*)

Penulis Artikel :

  • Brigadir Taruna Kurnia Sobar Darmawan
  • Brigadir Taruna Evan Adhi Pratama
  • Brigadir Taruna Mahatir Muhammad Hidayat

Back to top button