Olahraga

KORMI Tangerang Gelar Bimtek Olahraga Tradisional Sambut Portradnas

TANGERANG,LBC- Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Tangerang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pedoman Olahraga Tradisional untuk mengasah kemampuan para atlet olahraga tradisional di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (31/8/2021). Bimtek dalam rangka persiapan atlet olahraga tradisional Kabupaten Tangerang menghadapi Pekan Olahraga Tradisional Nasional (Portradnas).

Bimgtek diikuti 25 peserta, meliputi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (Penjaskes) sekolah Negeri, Swasta hingga Pesantren, serta diikuti dua pelatih atlet National Paralympic Committee (NPC) atau penyandang distabilitas.

Wakil Ketua KORMI Kabupaten Tangerang Yahya Majid menjelaskan, Bimtek bertujuan untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Tangerang yang memiliki prestasi pada bidang olahraga tradisional pada 2019 sebagai persiapan menghadapi Potradnas tahun ini.

“Atlet dari Kabupaten Tangerang juara bertahan di tingkat nasional dua tahun lalu,” ungkapnya bangga.

Advertisement

Menurut Yahya, persiapan harus dilakukan jauh- jauh hari guna mencapai target yang sudah ditentukan agar hasilnya maksimal. Katanya, penyelenggaraan Portradnas berjenjang, mulai dari mewakili kabupaten/kota di tingkat provinsi sampai tingkat nasional.

“Kabupaten Tangerang kalo di tingkat Provinsi biasanya juara umum. Nantinya akan mewakili Banten di tingkat nasional. Tahun ini Potradnas-nya di Bangka Belitung tanggal 21-24 Oktober,” tandasnya.

Senada disampaikan Maulana Yogi Ibrahim, Pelatih Olahraga Tradisional dari SMKN 2 Kabupaten Tangerang yang juga atlit olahraga tradisional Hadang. Yogi menilai, Bimtek bermanfaat untuk mengembangkan dan melestarikan cabang- cabang olahraga tradisional, khususnya di Kabupaten Tangerang.

“Tadi ada pelatihan panah, ketapel, dan sumpitan. Ini baik sekali buat nambah pengetahuan supaya bisa diajarin ke anak-anak. Kan banyak yang sudah enggak kenal sama olahraga tradisional,” katanya.

Yogi pun menyampaikan terima kasih kepada KORMI yang sudah menyelenggarakan Bimtek. Ia berharap, ada pelatihan berkelanjutan untuk melestarikan olahraga tradisional yang sudah banyak ditinggalkan masyarakat.

“Saya ingin ke depannya olahraga-olahraga tradisional dimainkan kembali di masyarakat. Mudah -mudahan juga bisa mendunia,” harapnya. (Iqbal Kurnia Musyab/zai)

Back to top button