Olahraga

Liga I TPL, Delapan Tim Mulai Unjuk Kekuatan

TANGERANG, LB– Sebanyak delapan tim sepakbola amatir mulai menunjukkan kekuatannya pada Liga 1 Season 2 Tangerang Premier League (TPL) di Stadion Mini Sepatan, Kabupaten Tangerang. ARS Selection memuncaki klasemen sementara setelah berhasil menggunduli lawannya tim Gaskuyh dengan skor 5-0.

Liga I TPL sudah dimulai sejak Minggu (19/12/2021) di stadion Mini Sipatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. Untuk pertandingan pembuka Liga 1 TPL 2021-2022, yakni tim Doyan Kongko FC melawan tim Bersen yang harus berbagi angka dengan skor 1-1.

Selanjutnya, pada partai kedua yaitu pertandingan antara ARS Selection melawan tim Gaskuyh dengan skor telak 5 -0.

“Untuk sementara, ARS sebagai pemuncak klasemen sementara,” ungkap CEO TPL Said Kosim.

Advertisement

Menurut Said, sebagian besar pemain di liga amatir itu masih bermain gerogi dipicu karena pertandingan pembuka. Seperi tim Doyan Kongko melawan tim Bersen yang berakhir dengan skor imbang.

Sementara itu, Koordinator Bidang Pertandingan Liga, Didi Liem menambahkan, para pemain kami Liga 1 TPL wajib memiliki Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikover Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

“Tujuannya untuk mengkover hal yang tidak kita inginkan,” terangnya usai pertandingan.

Sementara itu, pelatih ARS Selection, Alan mengaku bangga kepada anak asuhnya karena sudah mampu bermain maksimal dan tanpa beban hingga mampu memberondong lawan.

“Kami sangat senang bisa berpartisipasi di Liga amatir semacam ini. Semoga bisa berjalan lancar.” harap Alan saat konferensi pers.

Sekadar informasi, Liga TPL menjadi ajang pembuktian para pemain klub sepak bola amatir bisa bersaing pada liga yang lebih besar. Liga diikuti delapan klub dan sudah dikelola sejak 2019. Tahun ini, Liga TPL kembali membuka pendaftaran dari sejak Maret.

Delapan tim itu berasal dari Kota Tangerang, Tangerang Selatan (Tangsel), dan Kabupaten Tangerang. Tahapan kompetisi dimulai dari pendaftaran hingga verifikasi klub untuk mengetahui sisi financial dan para pemain yang memakan waktu empat bulan.

Liga TPL juga bekerja sama dengan pihak pemerintah melalui BPJS untuk mengkover pemain. Karena masih pandemi, supporter hanya bisa menonton di rumah melalui youtube dan live streaming.

TPL menyediakan wasit berlisensi, komisi disiplin, serta operator liga. TPL mengarah ke fairplay dan diharapkan ke depan menjadi salah satu liga yang bergabung PSSI dan bisa menjadi batu loncatan pengembangan karir pemain liga amatir. (zai)

Back to top button