Bisnis

Mal Masih Dilarang Beroperasi, Begini Reaksi Walikota Tangerang!

TANGERANG, LBCMal atau pusat perbelanjaan di Kota Tangerang sampai saat ini belum diperbolehkan beroperasi seiring masih diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Padahal Walikota Tangerang Arief R Wismansyah berkeinginan piusat perbelanjaan segera dibuka agar perekonomian kembali bangkit.

Arief berharap, menjelang berarkhirnya PPKM Level 4 pada 16 Agustus 2021 pemerintah pusat dapat mempertimbangkan ulang kebijakan sehingga mal dapat kembali dibuka.

“Pinginnya begitu (mal kembali dibuka-red), tapi kebijakannya kan ada di pemerintah pusat. Pemerintah pusat baru uji coba di empat kota besar. Kita berharap, mudah mudahan nanti ada rapat dengan Pak Menko (menyebut Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia-red) agar ini (dibukanya pusat perbelanjaan-red) menjadi bahan pertimbangan,” harap Arief kepada wartawan di halaman Pemkot Tangerang, Senin (16/8/2021).

Keinginan Arief agar mal kembali dibuka lantaran keseluruhan indikator pandemi di Kota Tangerang sudah menurun dibandingkan sebelumnya.

Advertisement

“Penangangan pandemi ini kan gas dan rem, BOR (Bed Occupancy Rate atau ketersediaan kamar) sudah jauh turun. Angka kematian juga satu digit, angka harian sudah dua digit, jadi dengan indikator makro itu semoga pemerintah pusat bisa melihat dengan komprehensif,” harapnya.

Meski demikian, kata Arief, jika mal sudah kembali beroperasi agar pengunjung yang datang wajib menunjukkan kartu vaksin agar risiko penularan Covid-19 bisa ditekan. Saat ini, kata Arief, sosialisasi penggunaan kartu vaksin bagi pengunjung mal terus disosialisasikan.

“Kita inginya seperti itu, yang ke mal salah satu syaratnya sudah divaksin. Ini kan kita tujuannya herd immunity (kekebalan kelompok) terbentuk, sehingga resiko penularan jadi sedikit,” jelasnya.

Saat ini, diungkapkan Arief, warga Kota Tangerang yang sudah tervaksin mencapai 722 ribu orang dosis pertama dan 403 ribu orang dosis kedua. Sedangkan tingkat keterisian tempat tidur, lanjut Arief, juga sudah jauh turun, hanya 30 persen dengan angka kasus harian diangka 75.

Petugas keamanan Tangcity Mal memeriksa pengunjung yang akan masuk.

Terpisah, Media Relation Tangcity Mal Intan Amalia memastikan, jika mal sudah kembali mendapat izin buka akan sepenuhnya menerapkan protokol kesehatan ketat, salah satunya mewajibkan pengunjung yang datang menunjukkan kartu vaksin.

“Iya sama dengan mal di Jakarta, wajib kalau itu (menunjukkan kartu vaksin-red), kan peraturannya terpusat dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan). Kita sudah siapkan barcodenya. Nanti di setiap pintu masuk yang diperuntukan karyawan dan juga pengunjung,” tegasnya.

Intan juga memastikan, pihaknya akan lebih memperketat protokol kesehatan, sehingga dapat menekan penyebaran Covid-19.  Kemudian untuk tenant yang ada di Tangcity Mal, lanjut Intan, para karyawannya dipastikan sudah mendapatkan vaksin, sehingga dapat kembali beroperasi.

“Untuk tenant kita sudah prioritaskan divaksin. Selama ini kita sudah sering menggelar vaksinasi. Kalau ada yang belum divaksin dengan alasan kesehatan, setahu aku bisa pakai antigen,” pungkasnya. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button