Sosial Budaya

Mantan Pengikut Aliran Hakekok Dapat Bantuan Rumah dan Modal Usaha

PANDEGLANG, LBCMantan para pengikut aliran Balaksuta (Hakekok) di Pandeglang mendapatkan bantuan rumah dari program rumah harapan melalui Yayasan Baitulmaal Muamalat dan bantuan permodalan ekonomi dari pemerintah daerah.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang Nuriah usai menghadiri acara Peresmian Rumah Harapan di Kecamatan Cigeulis melalui Virtual di Ruang Pintar Pemkab Pandeglang, Kamis (23/9/2021).

Nuriah mengatakan, ada sekira enam Kepala Keluarga (KK) eks pengikut aliran hakekok yang mendapatkan bantuan program rumah harapan dari Baitulmaal Muamalat. Selain itu, sambung Nuriah, pihaknya juga memberikan bantuan program bantuan permodalan ekonomi bagi eks pengikut aliran balakasuta. Di antaranya melalui program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) untuk dua kelompok di Kecamatan Cimanggu dan Kecamatan Cigeulis masing-masing sebesar Rp10 juta.

“Hak pemenuhan ekonomi bagi eks para pengikut aliran Hakekok kita penuhi, mulai dari bantuan PKH (Program Keluarga Harapan), kebutuhan sembako, peralatan tidur, dan lain sebagainya sudah kami salurkan supaya mereka hidup bersosial dengan baik,” ungkapnya.

Advertisement

“Jangan sampai eks pengikut aliran Hakekok ini merasa diasingkan, khawatirkan mereka akan kembali kepada perilaku – perilaku  yang menyimpang,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan perhatian kepada para mantan pengikut aliran Hakekok.

“Hadirnya bantuan program rumah harapan ini tentu sangat bermanfaat sekali, sebagai upaya memperbaiki tarap hidup ekonomi eks para pengikut aliran balakasuta,”  ucapnya.

Irna menegaskan, pihaknya masih melakukan pemantauan dan pembinaan dari berbagai unsur kepada eks para pengikut aliran Balaksuta tersebut supaya kembali kepada akidah ajaran islam sesuai pedoman Al-qur’an dan hadist.

“Kami Pemkab Pandeglang terus berupaya mencegah agar aliran menyimpang tidak muncul kembali. Maka dari itu, kami terus berkoordinasi dengan berbagai unsur untuk memastikan ke depannya tidak ada lagi aliran yang menyimpang di Pandeglang,” harap Irna. (zai)

Back to top button