Bisnis

Maulid Nabi, Harga Cabai di Kota Serang Melonjak

SERANG, LB– Memasuki Maulid Nabi Muhammad SAW atau bulan mulud, harga cabai di pasar tradisional Kota Serang melonjak.

Pantauan Lingkar Banten di Pasar Rau, Sabtu (23/10/2021). Aktivitas pedagang dan konsumen cukup ramai, terutama di lapak pedagang Sembilan bahan pokok (sembako). Hal itu seiring banyak masyarakat Kota Serang yang merayakannya peringatan Maulid Nabi dengan beragam acara. Seperti tablig akbar dan arak-arakan panjang mulud, dan sebagainya.

Atas kondisi itu, permintaan cabai pun di pasaran semakin banyak. Seperti di Pasar Induk Rau dimana komoditi cabai paling banyak dicari konsumen meski mengalami lonjakan harga.

Seperti yang disampaikan Wahyu, salah seorang pedagang sembako di Pasar Rau ini tidak menyangkal, harga cabai yang dijualnya mengalami kenaikan harga. Itu dipicu memasuki bulan Maulid Nabi karena semakin banyaknya permintaan.

Advertisement

“Iya harga cabai naik, seperti cabai keriting per kilonya jadi Rp35 ribu dari tadinya Rp28 ribu. Terus cabai merah dari biasannya Rp24 ribu sekarang naik jadi Rp28 ribu  per kilogram,” ungkap Wahyu di lapaknya.

Senada disampaikan pedagang sembako lainnya, Uci yang mengaku, harga cabai yang dijualnya mengalami kenaikan harga, kisaran Rp20 ribu sampai Rp30 ribu per kilogram. Selain cabai, kata Uci, kenaikan harga juga terjadi pada komoditi bawang.

“Bawang ini biasanya Rp23 ribu per kilogram, sekarang Rp25 ribu. Tapi tomat harganya turun, dari Rp18 ribu jadi Rp10 ribu,” ungkapnya.

Menurut Uci, penyebab naiknya harga beberapa komoditas sembako dipicu cuaca yang sedang kurang baik, selain banyak permintaan dari masyarakat yang memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW.

“Kan Maulid Nabi, jadi permintaan tinggi, sementara stok sedikit karena faktor cuaca,” terangnya. (Hendra Hermawan/zai)

Back to top button