Peristiwa

Mayat ODGJ Ditemukan Membusuk Di Taman Ujung Kulon Pandeglang

PANDEGLANG, LBMayat seorang pria dewasa tanpa identitas ditemukan membusuk di Blok Rorah Salman Resort Kalejetan Seksi wilayah II Handeuleum, Balai Taman Nasional Ujung Kulon Pengelolaan Hutan Lestari (TNUK/PHL), Pandeglang, Kamis (07/10/2021). Mayat tersebut diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Belum diketahui penyebab kematian ODGJ tersebut, karena tidak ditemukan luka di tubuh jenazah.

Kapolsek Sumur Polres Pandeglang Iptu Kusdinar mengungkapkan, mayat ditemukan pertama kali oleh lima petugas Balai TNUK/PHL sedang melaksanakan patroli Monitoring Badak Jawa (MBJ).

“Mayat laki-laki itu tanpa identitas. Diduga orang dengan gangguan jiwa,” ungkap Kusdinar dalam rilis yang diterima Lingkar Banten, Jumat (08/10/2021).

Berdasarkan keterangan saksi bernama Satra, kata Kusdinar, awalnya ia bersama empat rekannya melihat karung dikerubuti lalat di tempat kejadian perkara (TKP). Setelah mencoba mendekat, saksi melihat ada lutut kaki manusia sehingga memastikan jika itu adalah mayat manusia. Kelima saksi itu lagsung melaporkan temuan itu kepada Kepala Resort Kalejetan SPTN Wilayah II Pulau Handeuleum, Darian, untuk selanjutnya diberitahukan kembali kepada tokoh masyarakat dan diteruskan ke Polsek Sumur.

Advertisement

Setelah mendapatkan laporan, Kusdinar bersama dua anggotanya, yakni Aipda Nurdin dan Brigadir Erik Firmansyah langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

“Setelah mendapatkan informasi, say dan anggota langsung ke TKP untuk melakukan pemeriksaan dan mengevakuasi korban,” terangnya

Kata Kusdinar, mayat ditemukan dalam kondisi terlentang mengenakan baju warna hijau, sarung celana warna pink, dan di sekitarnya ditemukan karung.

“Dari hasil pemeriksaan medis di sekujur tubuh mayat, tidak ditemukan luka akibat kekerasan berdasarkan hasil kesepakatan masyarakat setempat,” tegasnya.

Karena tidak ada unsur penganiyaan, mayat ODGJ tersebut selanjutnya disalatkan oleh Kepala Desa setempat dan pegawai TNUK serta dimakamkan di tempat tersebut oleh masyarakat setempat disaksikan petugas dari Polsek Sumur.

“Dengan hasil kesepakatan bersama, karena pemeriksaan medis di sekujur tubuh mayat tidak di temukan luka akibat kekerasan, jenazah langsung dimakamkan di tempat tersebut (dekat TKP-red),” tutupnya. (M Hafidz Fathurrohman/zai)

Back to top button