HeadlinePemerintahan

Pakaian Dinas DPRD Tangerang Branded, Ketua Dewan Akan Evaluasi

TANGERANG, LBC–  Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo akan mengevaluasi pengadaan pakaian dinas anggota DPRD yang anggarannya mencapai Rp1,275 miliar. Harga pakaian dan jasanya mencapai miliaran lantaran merk luar negeri atau branded.

Informasi yang diterima lingkarbanten.com dari Bagian Pengadaan Bahan Pakaian Sekretariat DPRD Kota Tangerang Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pangadaan Barang/Jasa (ULP) Hadi Sudibjo bahwa merk bahan pakaian anggota DPRD adalah Louis Vuitton, merek Lanificio Di Calvino untuk Pakaian Sipil Resmi (PSR), merk Theodoro untuk Pakaian Sipil Harian (PSH), dan Thomas Crown untuk Pakaian Sipil Lengkap (PSL).

Hadi berdalih, pemilihan empat merk branded tersebut berasal dari spesifikasi yang diserahkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kepada Pokja ULP.

“Diantaranya Louis Vuitton itu untuk yang PDH (Pakaian Dinas Harian),” ujar Hadi dalam rekaman suara, Senin (9/8).

Advertisement

Katanya, PPK menentukan spesifikasi tersebut usai melakukan tes laboratorium. Setelah itu, PPK menyerahkan hasilnya kepada Pokja ULP. Hadi menambahkan, pihaknya hanya mengevaluasi hasil laboratorium spesifikasi merk pakaian sesuai atau tidak sesuai dengan keinginan PPK.

“Hasilnya itu ada untuk kita evaluasi hasil lab sesuai atau tidak sesuai dengan yang diinginkan (PPK),” dalihnya.

Terkait itu, Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo menegaskan, ia bersama pimpinan Fraksi dan Sekretaris Dewan (Sekwan) Agus Sugiono akan mengevaluasi pengadaan jasa pakaian anggota DPRD yang anggarannya mencapai Rp 1,275 miliar tersebut. Gatot merinci, anggaran sebesar itu untuk pengadaan bahan pakaian Rp675 juta dan jasa jahit Rp 600 juta. Kata Gatot, pihaknya akan melakukan pembahasan kembali terkait jasa pengadaan yang telah dilelang di  Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Tangerang sejak 7 Juni 2021 lalu untuk 50 anggota DPRD itu bersama Ketua Fraksi DPRD dan Sekretaris DPRD Kota Tangerang, apakah akan dilakukan pembatalan atau ada opsi lainnya.

“Kita akan evaluasi, dan besok kita akan bahas kembali bersama Ketua Fraksi dan Setwan (menyebut Sekretaris DPRD-red). Apakah akan dibatalkan atau ada opsi lain,” ujar Gatot saat dihubungi wartawan. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button