HeadlinePemerintahan

Pandemi, Tatu Komitmen Pertahankan Program Prioritas Daerah

Kemajuan Kabupaten Serang Diapresiasi Pemprov Banten

SERANG, LB – Selama dua tahun terakhir semua daerah, termasuk Kabupaten Serang diterjang pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap perekonomian di wilayah. Namun dengan kondisi keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang tetap komitmen mempertahankan program prioritas daerah.

Ketegasan itu disampaikan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dalam sambutannya pada Sidang Paripurna Istimewa Memperingati Hari Jadi Kabupaten Serang ke-495 di gedung DPRD Kabupaten Serang, Jumat (8/10/2021).

Paripurna dihadiri Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Serang, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Serang, unsur pimpinan DPRD Kabupaten Serang periode 2014-2019.

Kemudian pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Serang, para camat se-Kabupaten Serang, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, serta atlet Kabupaten Serang para peraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 yang diberikan reward khusus oleh bupati.

Advertisement

“Tahun 2021 menjadi waktu yang penuh tantangan. Pandemi Covid-19 menekan semua sendi kehidupan masyarakat dan menjadikan tantangan semakin berat. Namun, kami tidak pernah menyurutkan semangat dan komitmen,” tegas Ketua DPD I Golkar Banten ini.

Tatu menjelaskan, Pemkab Serang terpaksa merefocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk memaksimalkan penanganan Covid-19. Kendati demikian, Tatu tetap menekankan agar berbagai program prioritas untuk masyarakat tetap dipertahankan dan dilaksanakan.

Alhamdulillah, bersama DPRD Kabupaten Serang, kita tetap komitmen mempertahankan program prioritas dengan berbagai refocusing anggaran,” tegasnya lagi.

Diungkapkan Tatu, sudah berbagai program prioritas sudah dilaksanakan Pemkab Serang. Seperti pembangunan infrastruktur jalan, dari kewenangan Kabupaten Serang jalan sepanjang 601,13 kilometer di Kabupaten Serang, kini tersisa 20 kilometer yang belum dibeton dan ditargetkan tuntas pada 2022. Artinya, sudah sepanjang 590,30 kilometer dengan betonisasi jalan yang selesai dibangun.

“Termasuk sejumlah jalan yang naik status dari jalan desa menjadi jalan kabupaten,” ungkap bupati perempuan pertama di Kabupaten Serang ini.

Selain itu, kata Tatu, pihaknya juga komitmen tetap melaksanakan program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Sampai 2020, disebutkan Tatu, yang selesai diperbaiki mencapai 6.748 unit, lalu pada 2021 diperbaiki sebanyak 1.340 unit RTLH, sehingga menyisakan 4.612 unit RTLH yang belum diperbaiki.

“Kita sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dana infaq ASN (Aparatur Sipil Negara), bantuan sosial perusahaan, dan bantuan lainnya dalam program perbaikan rumah tidak layak huni,” ujar Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Banten ini.

Tidak hanya itu, kata Tatu, pihaknya juga tetap menjalankan program pendidikan, mulai dari pemberian beasiswa siswa SD, SMP, guru PAUD, hingga mahasiswa perguruan tinggi. Sebagai bentuk sinergi dengan program pemerintah pusat dan Pemprov Banten seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu), pihaknya memberikan bantuan kendaraan bermotor untuk pendamping PKH sebanyak 38 orang dan pendamping Jamsosratu 69 orang.

Melihat indikator makro pembangunan menurut data Badan Pusat Statistik, dinilai Tatu, sudah menunjukkan progres cukup baik. Seperti angka pengangguran terbuka di Kabupaten Serang pada 2020 sebesar 12,22 persen.

“Angka ini melepaskan predikat Kabupaten Serang sebagai daerah dengan angka pengangguran tertinggi di Banten sejak tahun 2012,” terangnya.

Angka kemiskinan Kabupaten Serang, diungkapkan Tatu, sebesar 4,94 persen yang menunjukkan terendah ketiga di Provinsi Banten. Selanjutnya pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga pada 2020, kata Tatu, Kabupaten Serang tertinggi di Provinsi Banten.

“Terjadi pertumbuhan sebesar 0,48 poin dengan angka IPM 66,7 poin,” sebutnya.

Kata Tatu, berbagai keberhasilan program maupun peningkatan angka makro pembangunan, dicapai atas sinergi yang baik antara pemerintah, anggota DPRD, pihak swasta, dan masyarakat secara umum. Saat ini, sambung Tatu, menjadi tahun pertama periode keduanya bersama Pak Pandji Tirtayasa memimpin Kabupaten Serang dan titik awal pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) lima tahun ke depan.

“Kita yakin mampu bangkit bersama melewati tantangan pandemi,” yakinnya.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah didampingi Wagub Banten Andika Hazrumy dan Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa bersama unsur Forkopimda Kabupaten Serang mengikuti jalannya prosesi upacara adat sebelum Paripurna Istimewa Peringatan HUT Kabupaten Serang ke-495 di depan halaman Pendopo Bupati Serang.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy yang hadir mewakili Gubernur Banten mengapresiasi berbagai kemajuan di Kabupaten Serang. Salah satunya mampu menjadi daerah dengan pertumbuhan IPM tertinggi di Banten. Apresiasi juga disampaikan atas pemberian bantuan motor kepada pendamping PKH dan Jamsosratu.

Menurut Andika, daerah tertua di Provinsi Banten itu sudah memiliki banyak kemajuan, baik dari sisi program maupun indikator makro pembangunan berdasarkan rilis BPS meski dihadapkan dengan tantangan berat di tengah pandemi Covid-19. Andika menilai, pembangunan yang telah dilaksanakan Pemkab Serang menunjukkan berbagai capaian keberhasilan.

Oleh karena itu, Andika mengajak agar peringatan Hari Jadi Kabupaten Serang ke-495 sebagai momentum untuk meningkatkan kinerja, dedikasi dan pengabdian dalam penyelenggaraan pembangunan, pemerintahan umum, pemberdayaan masyarakat, dan pelayanan publik. (zai)

Back to top button