Pemerintahan

Pandji : Pemerataan Layanan Pendidikan dan Kesehatan Harus Tuntas

SERANG, LBC – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Serang tahun 2021-2026 akhirnya diparipurnakan dan ditetapkan Menjadi Peraturan Daerah (Perda) di gedung DPRD Kabupaten Serang, Senin, (23/8/2021). Salah satu isi RPJMD, yakni pelayanan pendidikan dan kesehatan yang belum merata di Kabupaten Serang dalam kurun lima tahun ke depan akan dituntaskan.

Paripurna dihadiri Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa dan pimpinan DPRD Kabupaten Serang berikut anggota dan para pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Serang.

Dalam paparannya, Pandji menggungkapkan bahwa pada RPJMD terdapat program prioritas yang menjadi fokus Pemkab Serang, antara lain peningkatan kualitas pelayanan pendidikan bagi masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, pengembangan infrastruktur dasar daerah dan pembangunan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang sesuai dengan kapasitas anggaran daerah.

Kemudian, percepatan penanggulangan kemiskinan melalui berbagai program yang salah satunya menurunkan angka pengangguran, penyelenggaraan tata kelola pemerintah yang baik, pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan berbasis sumber daya ekonomi lokal yang difokuskan kepada peningkatan dan pengelolaan sumber daya alam, serta nilai budaya dan kearifan lokal untuk mengembangkan destinasi wisata.

Advertisement

Dijelaskan Pandji, dokumen RPJMD merupakan wujud komitmen Pemkab Serang melakukan pembangunan yang di dalamnya terdapat program lanjutan RPJMD sebelumnya.

“Yang masih kurang dalam RPJMD sebelumnya kita sempurnakan di RPJMD sekarang,” jelas Wakil Bupati dua periode bertubuh jangkung ini.

Diakui mantan birokrat yang terakhir menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Serang ini, selama lima tahun ke belakang ada beberapa pekerjaan yang belum terselesaikan oleh Pemkab Serang.

“Seperti pelayanan pendidikan dan kesehatan yang belum merata di semua wilayah Kabupaten Serang, lima tahun ke depan harus dituntaskan,” tegas Ketua Organisasi Radio Amatir Indonesia (Orari) Banten ini.

Kata Pandji, ke depan RPJMD akan dijabarkan dalam program tahunan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kemudian, lanjut Pandji, dalam kurun lima tahun ke depan Puspemkab dan infrastruktur jalan juga akan diselesaikan. Khusus pembangunan Puspemkab Serang, sambung Pandji, pihaknya akan membuat Perda tentang Percepatan Pembangunan Puspemkab Serang.

“Kalau sudah diperdakan, akan kita ajukan ke provinsi (menyebut Pemprov Banten-red) karena enggak akan mampu kabupaten membangun Puspemkab sendirian,” jelas Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Serang ini.

Sementara itu, Juru bicara Raperda RPJMD Kabupaten Serang tahun 2021-2026 Agus Wahyudiono mengatakan, fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Serang memberikan catatan terkait pelaksanaan RPJMD lima tahun ke depan. Yakni, RPJMD sebagai dokumen lima tahunan diminta harus mampu menggambarkan adanya integrasi pembangunan pada lintas sektoral, seta diharapkan pembangunan lima tahun ke depan lebih terarah, terintegrasi, dan terukur. Kemudian, lanjut Agus, pembangunan lima tahun ke depan juga harus mampu menjawab isu-isu strategis yang ada, baik dari segi aspek kesejahteraan masyarakat, daya saing daerah, maupun pelayanan publik.

“Semua harus mengakselerasi kinerja berbagai sektor dengan semangat kolaboratif melalui peningkatan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada good governance,” pintanya. (zai)

Back to top button