HeadlinePemerintahan

Pelanggaran Masuk Kategori Berat, Lurah Paninggilan Terancam Dipecat

TANGERANG, LBCLurah Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Tamrin yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap warganya masih menjalani pemeriksaan tim gabungan di kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Hasil pemeriksaan sementara, oknum lurah tersebut masuk kategori pelanggaran berat dan terancam dipecat. Bahkan, saat ini Tamrin sudah dicopot dari jabatannya dan diganti Pelaksana Tugas (Plt).

Kepala BKPSDM Kota Tangerang Heryanto mengungkapkan, Tamrin saat ini masih menjalani pemeriksaan sekaligus pembinaan di kantor BKPSDM oleh Bidang Pembinaan. Namun, Heryanto belum bisa memastikan kapan hasil pemeriksaan kasus tersebut selesai.

“Iya nanti tunggu hasilnya dulu (pemeriksaan-red). Belum (belum ada putusan-red). Nanti kalau sudah ada hasil BAP (Berita Acara Pemeriksaan),” ujar Heryanto saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon seluler, Senin (23/8/2021).

Kendati demikian, Heryanto memastikan, tindakan yang dilakukan Tamrin masuk ke dalam kategori pelanggaran berat. Bahkan, posisinya sebagai lurah saat ini sudah dicopot. Disinggung soal roda pemerintahan di Kelurahan  Paninggilan Utara, Heryanto menegaskan, tidak ada kendala dan masih berjalan.

Advertisement

“Saat ini posisi Lurah diambil oleh Sekmat Ciledug,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan Lurah Paninggilan Utara Tamrin diperiksa tim gabungan Pemkot Tangerang, meliputi Dinas Inspektorat dan BKPSDM atas tindakan dugaan kasus pungli pada 17 Agustus silam.

Inspektur Inspektorat Dadi Budaeri mengungkapkan jika hasil pemeriksaan akan keluar dalam kurun waktu satu pekan. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button