News

Pemkab Pandeglang Lanjutkan Proyek Huntap Bagi Korban Tsunami

PANDEGLANG, LBC – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mulai mengerjakan pembangunan 223 Hunian Tetap (huntap) untuk korban tsunami di Kampung Pasirmalang, Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang. Anggaran yang gunakan untuk pembangunan di lahan seluas lima hektare itu mencapai Rp19 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang Rahmat Zultika mengatakan, pihaknya sudah menyelesaikan tender proyek lanjutan pembangunan Huntap di Kecamatan Sumur dan mulai masuk tahap pengerjaan konstruksi.

“Iya sudah ada kontraknya (proyek pembangunan Huntap-red) sejak awal Juni sampai 30 September, ada 233 Huntap yang akan digarap,” ungkap Rahmat kepada lingkarbanten.com di halaman Pemkab Serang, Rabu (18/8/2021).

Dijelaskan Rahmat, pembangunan ratusan Huntap merupakan lanjutan dari pembangunan sebelumnya. Yakni, dari total 706 unit yang akan dibangun saat itu, diungkapkan Rahmat, pihaknya baru bisa menyelesaikan 483 unit karena berbagai kendala sehingga menyisakan 233 unit yang belum dibangun.

Advertisement

“Awalnya akan dikerjakan semua, tetapi diperjalanan Pemprov Banten sebagai pihak berwenang mungkin menemui kendala, sehingga batal dan menjadi beban Pemkab Pandeglang,” jelasnya.

Ditegaskan Rahmat, pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan Huntap agar tidak ada persoalan dikemudian hari.

“Pengawasan pasti kita lakukan. Kita enggak tidak mau kalau sampai pembangunan Huntap tidak sesuai yang kita harapkan,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) BPBD Pandeglang Lilis Sulistiyati menambahkan, alokasi anggaran untuk pembangunan Huntap berasal dari APBN melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Dananya dari pusat (pembangunan Huntap-red). Makanya kita segera kerjakan. Kalau sampai terlambat atau tidak terselesaikan tahun ini, dananya akan ditarik kembali,” terangnya.

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang Habibi Arafat meminta dinas terkait melakukan pengawasan pembangunan Huntap agar pelaksanaannya sesuai kontrak kerja. Jika melenceng dari kontrak, Habibi meminta, jangan sampai dibayarkan sampai pihak terkait memenuhinya.

“Rumah itu kan buat korban tsunami. Jadi, sudah seharusnya dikerjakan dengan baik,” katanya. (rie/zai)

Back to top button