Pemerintahan

Pemkot Tangerang Luncurkan Program Bantuan Modal Usaha Baru

TANGERANG, LBC– Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meluncurkan program ‘Tangerang Bisa’ yang merupakan bantuan permodalan bagi pelaku usaha baru di Kota Tangerang. Program yang diluncurkan jelang Dirgahyu Republik Indonesia (RI) ke-76 itu bertujuan membangkitkan pelaku usaha di Kota Tangerang yang baru memulai usahanya di tengah pandemi Covid-19. Targetnya mencapai 20.000 pelaku usaha.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pihaknya sengaja meluncurkan program bantuan modal bagi pelaku usaha untuk menyambut Dirgahayu RI, selain ingin membangkitkan pelaku usaha di Kota Tangerang yang baru memulai usahanya demi bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Nama programnya ‘Tangerang Bisa’. Target kita pelaku usaha yang belum pernah menerima bantuan tahun sebelumnya. Kriteria lain, penerima bantuan merupakan pelaku usaha dari nol sampai satu tahun. Targetnya 20.000 pelaku usaha,” ungkap Arief pada accara launching program ‘Tangerang Bisa’ di Gedung Pemkot Tangerang, Senin (16/8/2021).

Dengan adanya program ‘Tangerang Bisa’, Arief berharap, masyarakat Kota Tangerang yang terdampak pandemi Covid-19 terdorong untuk memulai usaha dan menumbuhkan semangat mereka dalam meningkatkan ekonomi di daerah.

Advertisement

“Kondisi masyarakat saat ini kita harapkan masyarakat menjadi bagian untuk tetap optimis tumbuh, seiring pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal kedua yang kita lihat trennya semakin positif,” harapnya.

Untuk nilai bantuan yang akan diberikan, diungkapkan Arief, lebih besar dibandingkan program sebelumnya. Yakni Rp760 ribu per pelaku usaha, sebelumnya hanya sebesar Rp500 ribu.

Bagi warga yang ingin mendapatkan bantuan permodalan tersebut, kata Arief, bisa mendaftar melalui Sistem Aplikasi Bantuan Kota Tangerang (Sabakota) yang ada di website Tangerangkota.go.id. Arief berharap, masyarakat Kota Tangerang dengan adanya bantuan dari pemerintah tersebut bisa terus berinovasi dan berkreasi di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini. 

“Nanti akan dilakukan verifikasi lebih dulu (pemohon bantuan-red). Mudah-mudahan bisa segera tersalurkan,” harapnya. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button