Kesehatan

Pemkot Tangerang Siapkan Penghargaan OPD Aktif Tangani Pandemi

TANGERANG, LB– Menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang akan menggelar acara bertemakan ‘Sehat Kotaku, Tumbuh Tangerangku’. Salah satunya menyiapkan penghargaan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang aktif menangani pandemi Covid-19.

Kepala Dinkes Kota Tangerang dr Dini Anggraeni mengatakan, menyambut HKN pihaknya akan menggelar sejumlah kegiatan di gedung Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

“Salah satunya pemberian anugerah atau penghargaan kepada OPD yang aktif dalam penanganan pandemi,” ungkap Dini melalui sambungan telepon seluler, Kamis (11/11/2021).

Selain itu, disebutkan Dini, pihaknya juga akan menggelar acara peluncuran 5.000 kader asmara Tuberkulosis (TB), serta peluncuran program inovasi Laksa Gurih (Tata Laksana Gizi Buruk Agar Segera Pulih).

Advertisement

Dini juga mengajak masyarakat terlibat aktif dalam pembangunan kesehatan di Kota Tangerang.

Meski saat ini masih dalam penanganan pandemi Covid-19, kata Dini, pihaknya tidak ingin melupakan program pelayanan kesehatan lainnya.

Melalui program inovasi Laksa Gurih, Dini berharap, masyarakat lebih sadar pentingnya gizi sehat bagi pertumbuhan anak. Kader kesehatan juga akan aktif turun ke masyarakat memberikan edukasi.

“Kami ingin lebih melibatkan lagi masyarakat dalam program kesehatan. Sekarang diperkuat lagi supaya kesadaran masyarakat betul-betul kuat, bahwa hidup sehat itu penting,” terangnya.

Saat ini, diakui Dini, pihaknya memberi perhatian khusus dalam upaya peningkatan status gizi masyarakat. Khususnya pada masa 1.000 hari pertama kehidupan (1.000 HPK).

Dari sejak usia dalam kandungan hingga usia dua tahun dan pada masa balita sebagai masa emas pertumbuhan dan perkembangan anak. Itu sesuai Peraturan Walikota Tangerang Nomor 87 tahun 2019 tentang Penanggulangan Masalah Gizi.

Tidak hanya itu, lanjut Dini, pihaknya juga sudah bisa mendeteksi dini kasus terduga TBC di masyarakat dengan jangkauan optimal melalui aplikasi Asmara Tuberkulosis.

“Melalui aplikasi Asmara TBC, kita meningkatkan cakupan investigasi kontak, yang awalnya hanya 800 orang kasus kontak yang diskrining TBC, menggunakan aplikasi Asmara TBC meningkatkan lima kali lipat. Tercatat ada 4.068 kasus kontak yang dilakukan skrining TBC,” ungkapnya

Dini berharap, masyarakat bisa berkomunikasi dengan para kader di wilayah masing-masing, sehingga dapat dilakukan penangangan cepat dan tepat.

Senada disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Tangerang Hendra. Pihaknya memiliki armada untuk 18 pelayanan, terdiri atas mobil 6 unit dan ambulans gratis 12 unit. Kemudian 32 rumah sakit swasta dan 38 puskesmas tersebar di 13 Kecamatan. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button