Pemerintahan

Pemprov Banten Raih Penghargaan Digital Road Tax 2021

SERANG, LB – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berhasil meraih penghargaan digital Road Tax dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI tahun 2021. Penghargaan diraih lantaran Banten menjadi salah satu daerah yang telah menggunakan sistem identifikasi pajak kendaraan melalui aplikasi. Bahkan segera meluncurkan (launching) aplikasi Signal.

Diketahui, program Road Tax bertujuan mendukung gerakan tertib bayar pajak, serta mendorong transformasi digital dalam pelayanan publik, khususnya perpajakan kendaraan bermotor.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten Opar Sohari mengatakan, digitalisasi Road Tax memudahkan kontrol petugas di lapangan, sehingga mempermudah identifikasi kendaraan yang sudah atau belum membayar pajak.

“Dengan demikian, kita di lapangan juga mudah untuk melihat bahwa ini sudah bayar kendaraannya, sudah bayar pajak atau belum,” jelas Opar dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (19/10/2021).

Advertisement

Opar juga mengungkapkan, realisasi pajak hingga 18 Oktober 2021 ini sudah mencapai Rp4,9 triliun atau 68,63 persen dari target sebesar Rp7,1 triliun.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan Pajak Daerah pada Bapenda Banten Ahmad Budiman menambahkan, realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sudah mencapai Rp2,2 triliun atau 81,07 persen dari target Rp2,7 triliun. Selanjutnya, realisasi Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mencapai Rp1,4 triliun atau 53,37 persen dari target Rp2,7 triliun.

Selain itu, lanjut pejabat yang akrab disapa Budi itu, realisasi Pajak Air Permukaan (AP)sudah mencapai Rp30,4 miliar atau 83,30 persen dari target Rp36,5 miliar. Kemudian, realisasi Pajak Bahan Bakar Kendataan Bermotor (PBBKB) mencapai Rp589,5 miliar atau 79,52 persen dari target Rp741,3 miliar. Terakhir, realisasi Pajak Rokok sudah mencapai 594,3 miliar atau 67,52 persen dari target Rp880,1 miliar.

Budi menegaskan, Bapenda Banten merupakan jantungnya Pemprov Banten. Untuk itu, pihaknya terus memaksimalkan sektor pajak sebagai salah satu upaya mendongkrak pendapatan daerah.

“Kita tidak boleh berdiam diri. Kita akan terus meningkatkan pajak daerah,” tegasnya. (ADV).

Back to top button