Pemerintahan

Pemprov Banten Urutan Kedua Realisasi Pendapatan Nasional

SERANG, LB – Realisasi pendapatan Provinsi Banten pada triwulan II tahun ini berada di posisi kedua secara nasional, dengan presentase 41,43 persen berdasarkan penilaian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Sementara posisi petama ditempati Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan presentase 44,69 persen.
Itu terungkap dalam Konferensi Pers Realisasi Pendapatan Daerah yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, Selasa (28/6/2022).
Kepala Bapenda Provinsi Banten Opar Sohari mengatakan, penilaian realisasi pendapatan dilakukan hingga 11 Juni 2022. Sementara ini, rata-rata realisasi pendapatan provinsi lain sebesar 29,57 persen. Adapun Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Banten, diungkapkan Opar, seperti pajak daerah realisasinya mencapai Rp3,361 triliun atau 46,15 persen, dengan rincian Pajak Rokok Rp314,6 miliar atau 42,05 persen dari target 748,2 miliar. Kemudian, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor sebesar Rp476 miliar atau 55,41 persen dari target Rp860 miliar.
Selanjutnya, realisasi Pajak Air Permukaan sebesar Rp18,7 miliar atau 47,55 persen dari target sebesar Rp39,3 miliar. Sedangkan BBNKB sebesar Rp1,127 trilun atau 50,23 persen dari target Rp2,245 trilun, serta pajak kendaraan bermotor sebesar Rp1,423 triliun atau 41,93 persen dari target RpRp3,391 triliun.
Berikutnya Pajak Retribusi Daerah sebesat Rp6,460 miliar atau 31,5 persen dari target Rp20,284 miliar. Lalu Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan sebesar Rp54,232 miliar atau 102,39 persen dari target Rp52,966 miliar. Terakhir lain-lain PAD yang sah sebesar Rp172 miliar atau 39,52 persen dari target Rp435 miliar. (Hendra Hermawan/zai)

Back to top button