Bisnis

Perekonomian di Pandeglang Bangkit Karena Usaha Ini Nih!

PANDEGLANG, LB, – Seiring perkembangan zaman, minuman yang biasanya disukai oleh kalangan dewasa dan lanjut usia, yakni kopi kini menjadi primadona di kalangan milenial. Itu dibuktikan dengan menjamurnya usaha kedai-kedai kopi dimana para pelanggannya yang hadir didominasi kalangan pemuda dan remaja, baik laki-laki maupun perempuan.

Tak terkecuali di Pandeglang. Usaha kedai kopi yang memang sudah ada sejak dari sejak zaman dulu, kini melebur dan membudaya di masyarakat dengan berbagai gaya penyajian. Usaha itu pun kini mulai menjamur dan lebih akrab dengan sebutan coffee shop di wilayah kota berkah tersebut.

Tren menyeruput kopi pun sepertinya kini menjadi gaya hidup di kalangan anak muda.

“Ya sekarang memang lagi menjamur bisnis kedai kopi atau Coffee Shop dan berlomba-lomba menawarkan rasa otentik dengan aneka ragam kopi pilihan yang disajikan,” ujar Gatot, salah satu pelaku usaha Coffee Shop Mustafa85 saat ditemui wartawan di tempat usahanya, Jumat (22/10/21).

Advertisement

Menurut Gatot, mulai maraknya usaha Coffee Shop atau kedai kopi di Pandeglang ini salah satu pendongkrak perekonomian karena sedikit meringankan beban pemerintah mengurangi angka pengangguran. Di sisi lain, Gatot menilai, Pandeglang berkembang pesat salah satunya dipicu dari perkembangan usaha Coffee Shop untuk menunjang sektor perekonomian.

“Usaha kedai kopi ini menjadi salah satu daya dongkrak perekonomian yang pesat dan juga mengurangi angka pengangguran,” ujarnya.

Selaku pengusaha kedai kopi di wilayah Pandeglang, Gatot mengaku mendukung menjamurnya usaha Coffe Shop, terutama yang mempromosikan kopi lokal di Pandeglang. Menurutnya, hal itu dapat mengangkat dan mempromosikan kopi lokal Pandeglang ke berbagai kalangan, salah satunya kopi Robusta Pandeglang yang diproduksi di Kecamatan Saketi.

“Total Coffee shop yang menjamur di Pandeglang kurang lebih ada sekitar 40 Coffee Shop,”  ungkapnya.

Gatot berharap, usahanya dapat mengangkat nama daerah dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

“Jadi, kita bisa membangkitkan ekonomi semakin merata, baik itu petani maupun pedagang,”, pungkasnya. (M Hafidz Fathurrohman/zai)

Back to top button