BisnisPemerintahan

Peringati May Day Bersama Aliansi Buruh Kab Serang, Ini Pesan Bupati!

SERANG, LB – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah ikut memeriahkan Peringatan Hari Buruh (May Day) 2022 bersama Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang dan perusahaan di Gedung PGRI Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Selasa (31/52022). Dalam kesempatan itu, Tatu menyampaikan pesan dan tips agar para buruh sejahtera.

Tatu mengatakan, pemerintah dan perusahaan di Kabupaten Serang mempunyai harapan agar para buruh yang merupakan warga Kabupaten Serang sejahtera, dimana perusahaan juga harus dapat terus tumbuh.

“Kunci utamanya solid, antara tiga pihak, yaitu pemerintah, buruh, dan seluruh jajaran industri harus solid. Caranya sangat mudah, selalu membuka komunikasi di waktu-waktu rutin l, jangan berembuk dan berkomunikasi hanya ketika ada persoalan kepada Disnakertrans (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi),” saran politisi Partai Golkar itu dalam sambutannya.

Untuk saat ini, kata Tatu, pengawasan industri menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Namun, sambung Tatu, pihaknya tetap menugaskan jajaran Disnakertrans Kabupaten Serang membuka diri setiap saat atau waktu yang ditentukan sesuai kesepakatan bersama untuk menerima masukan dari para buruh dan perusahaan.

Advertisement

“Untuk waktunya, bisa setiap dua pekan atau satu bulan, yang terpenting bisa berkumpul duduk bersama. Jadi, ketika mereka duduk bersama antara buruh dengan pihak perusahaan serta pemerintah, di sana ada persoalan langsung bisa diselesaikan dan ada solusinya. Insya Allah bisa berjalan, dari serikat buruh akan memfasilitasi, namanya bekerja pasti persoalan itu selalu ada,” terang bupati perempuan pertama di Kabupaten Serang ini.

Tatu menegaskan, pihaknya berkomitmen mengawal kepentingan buruh dan kepentingan industri sebagai fasilitator, beserta juga Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), bukan duduk ketika adanya permasalahan.

“Tapi, saya mengucapkan terima kasih kepada kawan-kawan buruh, serikat buruh, industri yang ada di Kabupaten Serang, alhamdulillah di Kabupaten Serang boleh dibilang kondusif,” ucap Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Banten ini.

Disampaikan Tatu, selama masa pandemi Covid-19 tidak sedikit perusahaan mengalami mati suri, serta tidak sedikit para buruh atau karyawan terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Tatu pun berharap, pasca pandemi ini industri di Kabupaten Serang bisa kembali bangkit.

“Industri-industri ini sudah kelihatan menggeliat di Kabupaten Serang, dan saya meminta jajaran perusahaan memanggil kembali tenaga kerja, buruh-buruh Kabupaten Serang yang sebelumnya dirumahkan, saya meminta dipanggil lagi,” pintanya.

Olah karena itu, Tatu mengharapkan pihak industri atau perusahaan bisa membantu persoalan pengangguran di Kabupaten Serang yang saat ini berada di angka 12,22 persen atau masuk peringkat ketiga di Provinsi Banten. Sebelumnya, diakui Tatu, tingkat pengangguran di Kabupaten Serang meraih peringkat pertama.

“Jadi, saya berharap industri di Kabupaten Serang bisa turut menyelesaikan persoalan pengangguran yang ada di Kabupaten Serang,” harapnya.

Terkait May Day 2022 yang jatuh pada 1 Mei tetapi baru diperingati saat ini, dijelaskan Tatu, lantaran bertepatan dengan perayaan Hari raya Idul Fitri. Guna memeriahkan Hari Buruh tersebut, Tatu pun memberikan hadiah doorprize berupa TV LCD dan Lemari Es ,serta uang tunai untuk para buruh.

Diketahui, acara peringatan May Day 2022 Kabupaten Serang juga turut dihadiri perwakilan dari Polres Serang, Kodim 0602/Serang, Camat Jawilan Deni Firdaus, dan ratusan buruh.

Di tempat yang sama, Ketua ASPSB Kabupaten Serang Asep Saepullah berharap, peringatan May Day 2022 menciptakan iklim harmonis antara industri dan buruh yang penuh kedamaian.

“Tapi kami juga berharap, pemerintah dan industri mampu menyelesaikan berbagai permasalahan di Kabupaten Serang, khususnya kesejahteraan buruh atau pengangguran di Kabupaten Serang,”harapnya. (Nizar)

Back to top button