Kesehatan

PMI Kota Tangerang Menerima 4.400 Permintaan Plasma Konvalesen

TANGERANG, LBC– Ketersediaan plasma konvalesen di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang baru 751 kantong. Stok itu disiagakan untuk pemenuhan penanganan pasien Covid-19 di Kota Tangerang yang saat ini tercatat sudah mencapai 4.400 permintaan.

Diketahui, plasma diperoleh dari kegiatan donor plasma konvalesen di sejumlah perkantoran serta komunitas yang ada di Kota Tangerang dan sekitarnya. Plasma konvalesen merupakan salah satu metode imunisasi pasif. Yakni, memberikan plasma pasien yang telah sembuh dari Covid-19 kepada pasien Covid-19. Untuk menambah persediaan, PMI Kota Tangerang terus menggelar berbagai kegiatan donor darah maupun plasma konvalesen.

“Daftar antrian nol (tidak ada antrian permintaan donor plasma konvalesen-red), kalau stok ada 751 kantong,” ungkap Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) PMI Kota Tangerang Ade Kurniawan di ruang kerjanya, Senin (16/8/2021).

Ade merinci, plasma konvalesen terbagi atas 141 kantong golongan A, 264 kantong golongan B, 315 kantong golongan O dan 31 kantong golongan AB.

Advertisement

“Sampai saat ini kami sudah menerima 4.400 permintaan plasma konvalesen. Yang sudah terlayani golongan darah A sebanyak 1.171 kantong, golongan B 1.243 kantong, golongan O 1.706 kantong, dan golongan AB 280 kantong,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah  mengajak perusahaan dan masyarakat penyintas Covid-19 di Kota Tangerang untuk menggelar kegiatan donor plasma konvalesen agar semakin banyak masyarakat yang sembuh dari Covid-19. Menurutnya, plasma konvalesen sangat dibutuhkan pasien Covid-19 yang masih dirawat. Maka dari itu, pihaknya mengajak masyarakat penyintas Covid-19 untuk mendonorkan plasma konvalesen. Oman juga mengajak masyarakat mendonorkan darahnya sebagai bentuk perjuangan menyambut HUT RI ke-76 untuk membantu menyelamatkan jiwa sesama.

“Saya harap masyarakat bisa ikut mendonorkan darahnya, baik mendonorkan darah merah maupun plasma konvalesen,” harapnya. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button